Penyusunan Governance Index Untuk Mendorong Peningkatan Akuntabilitas

Senin (10/5) telah diadakan Online Kick off Meeting proyek Strengthening Indonesian Government Agencies’ Accountability: Development of Indicators and Parameters for Governance Assessment Index in Public Sector. Kegiatan tersebut  Dihadiri oleh Chief of Party USAID-Cegah Gerard Mosquera, Deputi Kepala BPKP Bidang PPKD, Dadang Kurnia, Coordinator for Accountability Program, Reza Anggara, Kapusinfowas, Kapusbin JFA, Kapuslitbangwas BPKP , Kapusdiklatwas BPKP dan dari PPA FEB UI.

Seperti diketahui saat ini BPKP belum memiliki tools untuk menilai tata kelola di suatu entitas seperti kementerian dan lembaga pemerintah di Indonesia. USAID CEGAH mendukung BPKP dengan menunjuk PPA FEB UI untuk memulai pengembangan penilaian tata kelola yang baik. Tools baru ini nantinya dapat dikembangkan lebih lanjut oleh BPKP menjadi alat ukur untuk memahami kendali pemerintah dalam menjamin akuntabilitas dan transparansi pemerintah.

Ruang Lingkup kerjasama berupa penyusunan indikator dan parameter untuk Governance Index berdasarkan aspek-aspek yang diatur dalam UU No. 30/2014 tentang Administrasi Pemerintahan. Aspek-aspek tersebut merupakan Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB) berikut juga Benchmarking asas-asas dari lembaga internasional yang dapat diadopsi selain AUPB seperti OECD, APEC, IFAC-CIPFA, dan UNDP.

Dalam kesempatan ini, Dadang Kurnia menyampaikan success story atas kerjasama sebelumnya dengan USAID dan output dari kegiatan tersebut sangat bermanfaat dan telah diimplementasikan hingga saat ini. Dan dengan adanya tools untuk menilai Tata Kelola dalam memenuhi aspek Governance, Risk and Control (GRC) diharapkan dapat mewujudkan akuntabilitas pemerintahan yang baik. (Sukoco)