Perwakilan BPKP Provinsi Riau

Berita Seputar Perwakilan BPKP Provinsi Riau

BPKP Riau Gelar Diklat Substansi Audit Berbasis Risiko Bagi APIP Riau dan Kepri
03 Juli 2018 16:59:27 / riau / dibaca: 336 kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor

Peningkatan pemahaman konsep audit berbasis risiko dan penerapannya menjadi salah satu upaya BPKP dalam pembinaannya kepada Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Tidak terkecuali di BPKP Riau, yang dengan pola PNBP, tengah menyelenggarakan diklat tersebut untuk APIP Riau dan Kepri.

“Sesuai Pasal 11 Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008, peran APIP itu sekurang-kurangnya harus bisa memberikan keyakinan yang memadai atas ketaatan, kehematan, efisiensi dan efektifitas dalam pencapaian tujuan penyelenggaraan tugas dan fungsi Instansi Pemerintah. APIP juga harus bisa memberikan peringatan dini dan meningkatkan efektifitas manajemen risiko. Selain itu, APIP juga harus bisa memelihara dan meningkatkan kualitas tata kelola penyelenggaraan tugas dan fungsi Instansi Pemerintah, demikian disampaikan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Riau, Dikdik Sadikin dalam sambutan sekaligus membuka Diklat Substansi Audit Berbasis Risiko bagi APIP di lingkungan Inspektorat se-Provinsi Riau dan Kepulauan Riau, Senin pagi (2/07/2018) di aula Kantor BPKP Perwakilan Provinsi Riau, Pekanbaru.
 
Dikdik Sadikin mengharapkan melalui diklat tersebut, APIP dapat mengoptimalkan peran Assurance dan Consulting terkait dengan manajemen risiko. Bentuknya dapat berupa audit, reviu, evaluasi, pemantauan, ataupun kegiatan pengawasan lainnya seperti asistensi, sosialisasi dan konsultasi.
 
Di hadapan 34 orang peserta diklat dari Inspektorat Se-Provinsi Riau dan Kepri, Dikdik Sadikin juga menegaskan pentingnya APIP mengawal pemda masing-masing, sejak perencanaan sampai dengan pelaporan dan pertanggungjawaban. Untuk itu, APIP di daerah harus bisa ‘sensitif’ terhadap hal-hal yang perlu segera dilaporkan kepada pimpinan atau kepala daerah, agar dapat segera dibenahi, sebelum menjadi permasalahan. "Itu lah makna risiko sesungguhnya. Di sini kita didorong berpikir bagaimana nanti. Bukan nanti bagaimana," imbuh Pak Kaper. Melalui diklat ini, kompetensi auditor dalam bidang pengelolaan dan pengendalian risiko diharapkan meningkat. 
 
“Dengan pemahaman risiko ini, APIP tidak sekadar bisa memberikan daftar dosa, tapi yang lebih penting lagi adalah menyampaikan daftar solusi, Dalam hal ini, APIP harus bisa mengilhami bukan menghakimi. Merangkul, bukan memukul. Mengajak, bukan mengejek. Membina, bukan menghina ,“ imbuh Kaper BPKP Riau itu.
 
Sementara itu, Ketua Panitia, Kemal Ramdan mengatakan, pelaksanaan diklat ini dilaksanakan di Kantor BPKP Perwakilan Provinsi Riau di Pekanbaru, selama 50 jam latihan atau 5 hari kerja, mulai dari hari Senin tanggal 2 Juli sampai dengan hari Jumat tanggal 6 Juli 2018.
 
Pembukaan Diklat Substansi Audit Berbasis Risiko bagi Inspektorat Se-Provinsi Riau dan Kepulauan Riau itu, juga dihadirioleh Widyaswara dari Pusdiklatwas BPKP, Emharri Manda Nasution.

Humas BPKP Riau/Setia Hadi Pranoto



Share      

Berita Terkait:

06 September 2018 13:52:18 / riau / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
APIP Daerah Sebagai Mata Telinga Manajemen Daerah
26 Juli 2018 09:52:53 / riau / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
Diklat Pembentukan Auditor Ahli: Membuang Stigma Lama APIP
11 Juli 2018 12:13:28 / riau / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
Tantangan Pencapaian Target RPJMN Melalui Audit Berbasis Risiko
11 Juli 2018 10:22:48 / riau / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
APIP Riau diharapkan Mampu Melakukan Audit Kinerja dengan Obyektif
30 April 2018 15:02:40 / riau / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
Urgensi Kapabilitas APIP dalam Mengawal Kinerja Pemerintah


 


 

Selembayung Pengawasan