Perwakilan BPKP Provinsi Riau

Berita Seputar Perwakilan BPKP Provinsi Riau

Monev Rampung Dilakukan BPKP Riau, Menambah Tiga Pemda Menuju Maturitas SPIP Level 3
05 Maret 2018 11:44:52 / riau / dibaca: 5431 kali / Kat: SPIP

Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kelengkapan Data dan Dokumen Pra Penilaian Maturitas SPIP Level 3 atas tiga pemda di Riau, yaitu Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Siak dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, telah rampung dilakukan BPKP Perwakilan Provinsi RiauSetelah empat hari di-couching oleh Satgas SPIP BPKP Riau, tiga Pemda tersebut siap menuju Maturitas SPIP Level 3. 

Penyelenggaraan Pemerintahan yang baik dan bersih serta bebas korupsi akan terwujud jika SPIP nya baik, yang di dalamnya terkandung komitmen dan integritas”, Demikian disampaikan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Riau Dikdik Sadikin dalam penutupan kegiatan Monev Pra Penilaian Maturitas SPIP Level 3 pada Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Siak dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Jumat (2/03/2018) yang diselenggarakan dalam bentuk couching clinic di Kantor BPKP Perwakilan Provinsi Riau di Pekanbaru.

Acara penutupan itu, selain dihadiri oleh masing-masing inspektur, yaitu Inspektur Provinsi Riau Evandes Fajri, Inspektur Rokan Hulu Munif, dan Inspektur Siak yang saat itu diwakili oleh Sekretaris Inspektorat Siak Irwan Saputra, juga dihadiri oleh para Korwas dan Satgas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) BPKP Perwakilan Provinsi Riau.

 “Komitmen dan integritas sebagai bagian dari lingkungan pengendalian dalam SPIP, bukan sekadar selesai di kata-kata. Bahkan juga bukan sekadar tercantum di dokumen-dokumen SPIP yang kita kumpulkan secara lengkap selama empat hari ini. Benar bahwa dokumen-dokumen itu adalah alat pengendalian kita. Tapi, pada akhirnya, kita juga lah yang menentukan apakah kita sungguh-sungguh berintegritas atau tidak,” tegas Kaper BPKP Riau di hadapan sekitar 60 peserta dari tiga pemda di Riau yang telah bekerja selama empat hari sejak tanggal 26 Februari sampai dengan 3 Maret 2018 di aula gedung BPKP Perwakilan Provinsi Riau,Pekanbaru.

Menurut Dikdik Sadikin, di ruangan itu tentulah tidak ada pihak yang akan menggoda integritas peserta, semisal suap dan lain sebagainya. Karena itu, menurut Kaper BPKP Riau itu, semua yang ada di ruangan itu sebenarnya baru sampai ‘merasa’ berintegritas. ‘Merasa’ sudah ber-SPIP.  “Di lapangan lah kita akan diuji, apakah betul kita berintegritas atau tidak. Apakah kita sungguh-sungguh ber-SPIP atau belum. Waktu lah yang akan menentukan,” ujar Dikdik Sadikin.

“Selalu ada detik-detik dimana kita harus memilih mengatakan ‘ya’ atau ‘tidak’ untuk sebuah pelanggaran, seperti menerima suap, melakukan korupsi atau hal lain yang tidak dibenarkan oleh peraturan, bahkan oleh SPIP. Di saat itu, seberapa pun dalamnya kita paham soal SPIP. Bahkan, seberapa mengertinya pun kita soal moral agama. Tapi, ketika detik-detik itu datang, dan kita tidak sanggup mengatakan ‘tidak’, maka runtuh lah substansi sejati dari SPIP yang dokumennya kita kumpulkan sampai dengan saat ini.”

Karena itu, Dikdik mengajak agar seluruh peserta jangan sia-siakan apa yang sudah dikerjakan selama empat hari itu. “Marilah kita sungguh-sungguh ber-SPIP, sungguh-sungguh berkomitmen dan berintegritas sepulangnya kita dari ruangan ini,” pungkas Kaper BPKP Riau itu.    

Dalam kesempatan itu, Inspektur Provinsi Riau Evandes Fajri mengatakan bahwa aparat pengawas internal pemerintah (APIP) harus mampu memberikan early warning system secara berkesinambungan dan harus menjadi role model bagi pemdanya. Dengan demikian, penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih serta bebas dari praktik-praktik korupsi dapat terwujud. Namun demikian, menurut Evandes, penegakan SPIP bukan semata-mata hanya menjadi tugas dan tangungjawab APIP atau Inspektorat saja, melainkan juga menjadi tugas dan tanggungjawab bersama, seluruh OPD yang ada di Pemda.

Khusus mengenai SPIP Provinsi Riau, Evandes bersyukur hasil pra penilaian itu maturitas SPIP Inspektorat Provinsi Riau di atas dua peserta pemda lain (nilai belum dapat disebutkan di sini, Red). “Walaupun proses penilaian masih panjang, berupa review dan quality assurance dari BPKP Perwakilan dan Pusat, setidaknya dengan prediksi nilai SPIP Provinsi yang lebih tinggi dengan pemda lain itu, marwah Provinsi selaku wakil pemerintah pusat di daerah dan pihak yang mengevaluasi RAPBD kabupaten kota dapat terangkat,” ujar Evandes tersenyum.

Sementara itu, Koordinator Pengawasan (Korwas) Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah (APD) BPKP Riau, Sumirat, mengatakan, Monev Pra Penilaian Maturitas SPIP oleh BPKP ini merupakan bentuk implementasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang SPIP, sekaligus sebagai akselerasi capaian target RPJMN 2015-2019. Kegiatan ini juga merupakan bentuk tindak lanjut dari rangkaian kegiatan sebelumnya, yaitu Penandatanganan Komitmen Bersama Kepala Daerah (Gubernur dan Bupati) dari masing-masing Pemerintah Daerah dan Bimbingan Teknis.

“Monev pra penilaian Maturitas SPIP Level 3 untuk tiga pemda saat ini telah selesai dilaksanakan oleh Satgas SPIP BPKP Perwakilan Provinsi Riau. Namun, tentu, hasilnya belum lah final. Hasil pra penilaian ini akan ditindak lanjuti sebagai self assessment oleh seluruh OPD setiap Pemda dengan motor Inspektoratnya masing-masing. Berikutnya, hasil self assesment dari setiap pemda tersebut akan kami review, untuk kemudian kami kirim ke BPKP Pusat untuk dilakukan quality assurance (QA). Setelah itu, barulah diketahui capaian nilai tingkat Maturitas SPIP Level 3 pada Pemda tersebut”, ujar Sumirat.

Diakhir acara,sebagai dokumentasi, dilakukan penandatanganan berita acara serah terima hasil Monev pra penilaian Maturitas Level 3 oleh para Inspektur dari masing-masing Pemda yang menjadi peserta danKepala Perwakilan BPKP Provinsi Riau.

(HUMAS BPKP RIAU / Setia Hadi Pranoto)



Share      

Berita Terkait:

31 Mei 2018 14:47:27 / riau / dibaca: kali / Kat: SPIP
WORKSHOP SPIP DI INDRAGIRI HULU, RIAU: TONE OF THE TOP MEWARNAI LINGKUNGAN PENGENDALIAN SPIP
25 April 2018 17:25:24 / riau / dibaca: kali / Kat: SPIP
Bupati Kuantan Singingi Tegaskan SPIP sebagai Kultur Pengendalian
20 April 2018 16:43:06 / riau / dibaca: kali / Kat: SPIP
Plt Gubernur Riau dan Para Kepala Daerah se-Riau Sepakat Jaga Komitmen Penilaian SPIP
27 Pebruari 2018 17:21:28 / riau / dibaca: kali / Kat: SPIP
BPKP Riau Lakukan Monev Pra Penilaian Maturitas SPIP Level 3 Pemrov Riau, Pemkab Siak dan Rohul
14 Pebruari 2018 16:43:01 / riau / dibaca: kali / Kat: SPIP
Tekad Kinerja Pemkab Rohil Mencapai Level Tiga Maturitas SPIP dan Kapabilitas APIP


 


 

Selembayung Pengawasan