Perwakilan BPKP Provinsi Riau

Berita Seputar Perwakilan BPKP Provinsi Riau

Sosialisasi Perangkat GCG di PT Perkebunan Nusantara 5
07 April 2017 10:09:04 / riau / dibaca: 609 kali / Kat: GCG

Pergantian Dewan Direksi dan Dewan Komisaris di PTPN 5 diharapkan tidak mengganggu pencapaian penilaian GCG yang sudah sangat tinggi pada periode lalu. BPKP Riau diminta turut mendorong tatakelola di perusahan plat merah itu.

Seiring dengan perubahan struktur jajaran direksi, termasuk pergantian Dirut yang lama Berlino Mahendro Santosa kepada Dirut yang baru Mohammad Yudayat, dan menindaklanjuti nota kesepahaman yang telah ditandatangani oleh PTPN 3 (selaku holding) dengan BPKP Pusat di Jakarta, Perwakilan BPKP Provinsi Riau didaulat untuk memberikan pencerahan Good Corporate Governance (GCG) kepada Perangkat GCG di PTPN 5 di Pekanbaru.

Maka, Rabu 5 April 2017, sejak pukul 09.00 sampai 11.30 WIB, digelarlah Sosialisasi Perangkat GCG di ruang rapat PTPN 5 di Pekanbaru, yang disampaikan langsung Kepala Perwakilan BPKP Riau Dikdik Sadikin. Dalam kesempatan itu, Pak Kaper juga didampingi Korwas Bidang Akuntan Negara Lilik Sumarwanto dan Pengendali Teknis Zulhermon serta Ketua Tim Ria Gemala. Dari pihak PTPN 5, hadir Direktur Operasional Balaman Tarigan, Sekretaris Perusahaan Romadka Purba, Direktur Komersial M Arwin Nasution serta Jajaran Dewan Komisaris, Komite Audit, General Manager dan para pejabat serta pegawai yang terkait dengan GCG. Adapun Direktur Utama Mohammad Yudayat pada saat yang sama tengah berdinas di Jakarta, sehingga tidak dapat hadir pada acara itu.

Maklum, tahun lalu PTPN 5 mencapai skor GCG sembilan puluh satu. Maka, perubahan jajaran dewan direksi, juga dewan komisaris dan struktur lain, diharapkan tidak mengganggu stabilitas pencapaian nilai GCG yang sudah kadung sangat tinggi itu. Setidaknya, diperlukan penyegaran dan penghayatan kembali tentang nilai-nilai perusahaan dan tata aturan main yang terkandung dalam GCG di PTPN 5.

Dalam paparannya, Kepala Perwakilan BPKP Riau Dikdik Sadikin mengatakan pentingnya GCG antara lain terkait dengan agency theory, bahwa secara mendasar terdapat kepentingan yang berbeda antara pemilik dengan manajemen. Sehingga, aturan main yang jelas seperti yang terkandung dalam GCG, diharapkan dapat menjembatani semua kepentingan yang ada di perusahaan. Dengan penerapan GCG yang baik, maka pengelolaan perusahaan diharapkan dapat lebih fair, akuntabel, responsif dan transparan. Sehingga pada gilirannya, penerapan GCG dapat menunjang peningkatan kinerja perusahaan.

Sekretaris Perusahaan Romadka Purba sangat mengapresiasi apa yang disampaikan Kepala Perwakilan BPKP Riau dan berjanji pihaknya berupaya untuk selalu menerapkan GCG tersebut di dalam proses kinerja perusahaan. Terkait dengan hal itu, dalam waktu dekat akan dilakukan self assessment  penilaian GCG di PTPN 5. Sekretaris Perusahaan PTPN 5 itu  mengharapkan BPKP dapat membantu asistensi kegiatan tersebut, sehingga hasil yang diperoleh dapat lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Ke depan, Sekretaris Perusahaan PTPN 5 itu berharap sinergi dan koordinasi antara BPKP dan PTPN 5 akan semakin meningkat dan solid, sehingga menghasilkan kinerja yang lebih baik bagi kedua belah pihak.

(Humas BPKP Riau / Setiahadi)    



Share      

Berita Terkait:

26 Mei 2017 14:46:12 / riau / dibaca: kali / Kat: GCG
Exit Meeting Assessment GCG pada PTPN 5 Riau
14 Maret 2017 17:03:04 / riau / dibaca: kali / Kat: GCG
Kampar Menuju Kabupaten Yang Lebih Baik
10 Nopember 2016 17:28:19 / riau / dibaca: kali / Kat: GCG
Komitmen BPKP Dalam Mengawal Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa
26 Oktober 2016 15:52:01 / riau / dibaca: kali / Kat: GCG
FGD Hibah dan Bansos Berdasarkan UU 23 Tahun 2014
24 Agustus 2016 20:23:33 / riau / dibaca: kali / Kat: GCG
ACFE Indonesia Chapter Riau Region gelar Round Table Discussion


 


 

Selembayung Pengawasan