KAPUSINFOWAS MENGIKUTI RAPAT TIM SATGAS COVID-19 SECARA ON-LINE

Jakarta (2/9) – Kepala Pusat Informasi Pengawasan memberikan saran-saran dalam acara Rapat Koordinasi dengan topik “Sinkronisasi Rencana dan Pengendalian Implementasi Program Pusat dan Daerah” yang diadakan Hari Rabu tanggal 2 September 2020 melalui Zoom.
 
Kepala Pusat Informasi Pengawasan Rudy M. Harahap, PhD. berkesempatan mengikuti acara Rapat Koordinasi via Zoom dengan topik “Sinkronisasi Rencana dan Pengendalian Implementasi Program Pusat dan Daerah” yang diadakan Hari Rabu tanggal 2 September 2020 mulai pukul 08.00. Acara ini dikordinasikan oleh oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional. 
Pada acara tersebut, Rudy menyampaikan pentingnya melihat value atas investasi teknologi informasi yang sudah ada sejauh ini, yaitu dengan melihat kebijakan Pemerintah yang sudah dihasilkan dari investasi teknologi informasi tersebut. 
Ia juga menyarankan perlunya reviu investasi teknologi informasi saat ini agar ke depan tidak menjadi masalah karena investasi yang ada sudah cukup besar. 
Kemudian, ia juga menyarankan penggunaan sistem informasi untuk mengukur kinerja sukarelawan Covid-19.
Atas saran yang diajukan Rudy tersebut, Dewi Nur Aisyah, Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional, menyatakan setuju dengan saran-saran yang diajukan. 
Ia menyatakan Satuan Tugas sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dan menggunakan sistem yang sudah ada untuk membuat kebijakan dan akan diperkuat lagi sebagai landasan pengambilan kebijakan berikutnya. 
Dewi juga menegaskan bahwa hasil investasi teknologi informasi tersebut adalah laporan-laporan yang diberikan secara berkala kepada Ketua Satuan Tugas dan juga ke Presiden.
Saat bersamaan, Dirjen Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA memberikan apresiasi positif terhadap saran yang diberikan oleh Rudy. 
Bahkan, ia menyarankan agar BPKP ikut andil dalam pengembangan sistem yang ada di Satuan Tugas.
“Saran saya, BPKP ikut juga dalam tim di bagian sistem dan data karena mereka jago juga dalam sistem dan data,” tegasnya. (aw/rh)