Defile mengawali Pembukaan POR dan Seni HUT BPKP ke-28

 Suguhan acara sederhana namun dikemas apik secara spontan oleh tim internal Bagian/Bidang yang dimilikiunit BPKP yang berada diujung timur Indonesia itu, sehingga tetap menarik untuk ditonton.

 

Memang selalu ada saja yang menarik yang ditampilkan oleh kantor BPKP Papua. Tim internal Bagian/Bidang dalam mengemas suatu acara, seolah-olah tidak pernah kehabisan ide untuk menghibur para pegawai agar tetap berpartisipasi sambil menikmati berbagai suguhan yang ditampilkan. Maka tidak heran jika acara tersebut dipenuhi para pegawai dan seluruh keluarga besar BPKP Papua yang penasaran ingin melihat suguhan-suguhan yang di sajikan.


Diawali dengan upacara kebangkitan Nasional dilanjutkan defile kontingen untuk mengikuti upacara pembukaan POR dan Seni dan prosesi penyerahan trophy bergilir, pelepasan balon dan ditutup dengan makan bersama. Acara menjadi bertambah semarak dengan adanya acara perayaan ulang tahun Bapak Kepala Perwakilan ke-54 yang dilaksanakan juga secara spontan.


Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua, I Nyoman Sardiana terlihat bahagia dengan antusiasnya penyambutan perayaan hari ulang tahun BPKP ke-28 sekaligus Ulang tahun beliau yang ke-54 itu mengatakan, antusiasme pegawai dan dharma wanita merupakan bukti kecintaan yang mendalam terhadap institusi BPKP sebagai tempat mengabdi dan berkarya. Bapak Nyoman berterima kasih atas terselenggaranya acara ini dengan meriah.


“Dari pagi tadi sampai siang ini saya selalu tersenyum gembira dengan adanya acara yang meriah ini. Acara berkumpul bersama seperti ini sesuatu hal yang langka karena kesibukan teman-teman semua yang begitu tinggi. Acara ini menyeimbangkan hidup kita. Mudah-mudahan kita semua menjadi segar kembali dan siap bekerja lagi untuk meningkatkan kinerja Perwakilan BPKP Provinsi Papua” ujarnya.


Selanjutnya Kaper berpesan, dalam mengikuti perlombaan, seluruh peserta diharapkan bermain cantik, menjunjung nilai-nilai sportivitas dan melaksanakan kegiatan lainnya yang bersifat sosial dengan sebaik-baiknya. Siap Pak, Kami siap mengawali kegiatan ini, start paling akhir, dari tempat yang paling jauh, tapi finish paling depan.