Dialog Khusus Sudut Pandang RRI “Mengawal Program Bansos COVID-19 di daerah”

Tema yang diangkat pada dialog khusus kali ini adalah mengawal Bansos COVID-19 di daerah Nusa Tenggara Timur. Narasumber pada kesempatan kali ini adalah dr. Messe R. Ataupah selaku Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT, Lodiwyk Djungu Lape Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Ruth Laiskodat Inspektorat Daerah Provinsi NTT , dan juga Niken Arianti Anggota Satgas KPK RI. Siaran yang berlangsung selama satu jam dari pukul 16:00 – 17:00 WITA ini disiarkan secara langsung melalui frekuensi RRI PRO 1 FM 94.5 dan PRO 4 104.3 serta live streaming melalui Channel Youtube RRI Kupang.

Menjawab pertanyaan tentang peran BPKP dalam mengawal penyaluran Bansos di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Iwan menyampaikan sudah sesuai dengan amanat regulasi BPKP. Tugas BPKP sendiri adalah melakukan Assurance dan juga Consulting. Pada masa pandemi COVID-19 ini BPKP NTT telah melakukan Cleansing data , dan juga audit penyaluran BST dan BLT dengan sampling 4 kabupaten kota. Pada implementasi di lapangan banyak dijumpai data-data yang belum valid sehingga terjadi penerima bansos ganda, warga yang belum menerima, maupun warga penerima tidak sesuai kriteria. Iwan menyatakan tidak dapat sepenuhnya menyalahkan salah satu pihak , karena integritas dan integrasi data merupakan tanggung jawab seluruh lapisan, mulai dari masyarakat hingga pejabat pemangku kebijakan. Pada akhir percakapan Iwan menyampaikan closing statement “mari kita bersama-sama saling bahu-membahu membantu pemerintah untuk mengawal penyaluran bansos, melalui pengawasan pada level masyarakat, maupun pengawasan level formal, dengan mengedepankan kejujuran dan ketulusan, karena bansos ini adalah untuk kepentingan bersama”