BPKP Malut Pantau Peningkatan Tata Kelola BUM Desa

Ternate – Korwas Bidang Akuntan NegaraPerwakilan BPKP Provinsi Maluku Utara, Deny Ermawan bersama tim dari Bidang Akuntan Negara didampingi Kepala Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Maluku Utara, Mohammad Ridwan Junus bersama staff pada Kamis 21 Oktober 2021, berkunjung ke Desa Balbar dan Desa Oba, Sofifi guna melaksanakan kegiatan pemantauan atas peran BUM Desa dalam mendukung pengentasan kemiskinan dan BUM Desa Bersama dalam mendukung penguatan kewirausahaan dan UMKM.

Salah satu BUMDesa yang berkesempatan untuk didatangi adalah BUMDesa Berkah, Desa Balbar yang memiliki jenis usaha pengelolaan sampah,penyewaan gedung serba guna, dan wisata pantai serta BUM Desa Ake Lei Lei, Desa Oba yang memiliki jenis usaha pengelolaan kolam renang. Berdasarkan hasil pemantauan BUM Desa mengalami beberapa kendala dan belum dapat mengoptimalkan potensi desa yang ada sehingga belum mampu berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli desa (PA Desa).

Sebagaimana  diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014, setiap desa memiliki peluang besar untuk meningkatkan perannya dalam pengembangan ekonomi masyarakat perdesaan.BUMDesa dapatmenjadi instrumen dan mengoptimalkan perannya sebagai lembaga ekonomi lokal ditingkat desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pendapatan desa. BUM Desa merupakan suatu lembaga/badan perekonomian desa berbadan hukum yang dibentuk dan dimiliki oleh Pemerintah Desa, serta dikelola secara ekonomis, mandiri, dan profesional dengan modal seluruhnya atau sebagian besar merupakan kekayaan desa yang dipisahkan. BUMDesa bertujuan untuk memperoleh keuntungan/laba bersih bagi peningkatan pendapatan asli desa serta mengembangkan sebesar-besarnya manfaat atas sumber daya ekonomi masyarakat desa sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan pelayanan umum, pertumbuhan, dan pemerataan ekonomi desa. (Kominfo BPKP Malut/Andry)