Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Timur

Berita Seputar Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Timur

Inspektorat Kabupaten Penajam Paser Utara Raih Kapabilitas APIP Level 3
13 September 2019 15:23:50 / kaltim / dibaca: 757 kali / Kat: APIP

Penajam Paser Utara (12/9) - Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Timur Adil Hamonangan Pangihutan meminta agar Inspektorat  Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus menerus belajar secara mandiri agar capaian ini dapat ditingkatkan ke level berikutnya, khususnya terkait dengan SDM dan struktur tata kelola Inspektorat.

Bertempat di Lantai 3 Kantor Bupati PPU, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Timur Adil Hamonangan Pangihutan menyerahkan Laporan Kapabilitas APIP kepada Sekretaris Daerah Kabupaten PPU Tohar yang selanjutnya diserahkan kepada Inspektur Kabupaten Penajam Paser Utara Haeran Yusni. Acara yang diikuti oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Kabupaten PPU ini dirangkai pula dengan kegiatan penyerahan SML Aplikasi Simda BMD kepada Kepala Badan Keuangan Kabupaten PPU Muhajir, dilanjutkan penyerahan tata cara Kompilasi Laporan Konsolidasi Keuangan Desa kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Dul Azis.

Dalam sambutannya, Bupati Penajam Paser Utara yang diwakili oleh Sekretaris Daerah PPU Tohar yang membuka acara ini menegaskan kembali bahwa Inspektorat dibentuk sebagai Pengawas Internal Pemerintah untuk melaksanakan fungsi pengawasan di Pemda melalui asistensi, reviu, monitoring dan evaluasi, dan pemeriksaan (Kinerja dan PDTT), serta menyediakan layanan konsultasi. Pun APIP melakukan audit operasional  untuk memberikan keyakinan yang memadai atas ketaatan pada ketentuan guna mencegah, mendeteksi, dan menangkal tindak pelanggaran terhadap ketentuan.

Terkait dengan Kapabilitas APIP yang kini telah mencapai level 3, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Timur Adil Hamonangan Pangihutan mengucapkan selamat kepada Inspektorat Kabupaten Penajam Paser Utara atas pencapaian ini dan meminta agar Inspektorat  terus menerus belajar secara mandiri agar dapat ditingkatkan ke level berikutnya.

Adapun bagi para auditornya, Adil berpesan untuk tidak mengandalkan prosedur konvensional. "Akan tetapi agar direviu mulai dari perencanaan, apakah program yang dilaksanakan memang dibutuhkan oleh Pemda atau tidak," tambahnya.

Apabila langkah-langkah tersebut telah dilaksanakan, maka kedudukan Inspektorat yang diharapkan dapat memberikan keyakinan yang memadai atas keataatan, kehematan, efisiensi, dan efektifitas pencapaian tujuan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sehingga kesejahteraan masyarakat yang didambakan dapat diwujudkan.

Inspektur Kabupaten PPU mengucapkan terima kasih kepada BPKP, khususnya Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Timur atas bimbingan dan dorongan untuk meningkatkan maturitas penyelenggaraan SPIP dan kapabilitas APIP sehingga per 2 September 2019,  Penajam Paser Utara termasuk ke dalam 28 dari 542 APIP Pemerintah Daerah yang sudah mencapai Kapabilitas APIP Level 3.

Humas BPKP Kaltim - Lutfi Budiarto.



Share      

Berita Terkait: