FGD Penilaian Resiko Kecurangan pada Loka POM Tarakan

TARAKAN - Telah dilaksanakan acara Focus Group Discussion (FGD) Penilaian Risiko Kecurangan Kegiatan Prioritas Penguatan Sistem Kesehatan dan Pengawasan Obat dan Makanan di Kaltaradi aula kantor Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (20/10). Acara tersebut dihadiri oleh Pelaksana Tugas Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Utara R. Bimo Gunung Abdulkadir, Koordinator Pengawasan Bidang Investigasi Hisyam Wahyudi, dan Kepala Loka POM di Kota Tarakan Musthofa Anwari.

Pada kesempatannya, Pelaksana Tugas Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Utara R. Bimo Gunung Abdulkadir menyampaikan tentang Optimalisasi Peran BPOM dalam Penanganan COVID-19. Bimo menjelaskan peran strategis BPOM dalam penanganan COVID-19, yang antara lain registrasi dengan skema khusus, pemantauan di rantai produksi serta distribusi, pemantauan aspek keamanan/farmakovigilans, serta kemanfaatan dan mutu obat yang dibutuhkan dalam penanganan COVID-19.

Selanjutnya, Kepala Loka POM di Kota Tarakan Musthofa Anwari menyampaikan mengenai pengawasan komprehensif Badan POM yang terbagi menjadi 3 lapisan, antara lain pre-market yakni pengawasan produk sebelum beredar, distribusi, dan post-market yakni pengawasan produk sesudah beredar. Badan POM juga melakukan pengawasan ekspor impor yang terbagi menjadi 2 bagian, antara lain border yakni pemenuhan persyaratan impor yang harus dilakukan sebelum melalui Kawasan Pabean, dan post border yakni pemenuhan persyaratan impor yang dapat dilakukan sesudah melalui Kawasan Pabean.

Berikutnya, Musthofa menyampaikan mengenai beberapa masalah terkait obat dan makanan di wilayah Kalimantan Utara  yang ditemukan oleh Loka POM, apa yang melatarbelakanginya, serta upaya Loka POM Tarakan dalam tindakan penyelesaian masalah.

Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya jawab yang diikuti oleh perwakilan dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Tarakan, RSUD Provinsi Kalimantan Utara, RSU Kota Tarakan, RSAL Kota Tarakan, Ikatan Apoteker Indonesia Kalimantan Utara, Polres Tarakan, Kantor Bea Cukai Kota Tarakan, dan KPP Kota Tarakan.

 

(Kominfo BPKP Kaltara/SR)