Sosialisasi Anggaran Refocusing Covid-19 Inspektorat, Ditreskrimsus Polda, dan BPKP Kalsel

Selanjutnya diikuti dengan pemaparan terkait Anggaran dan Realisasi oleh Inspektur Pembantu oleh Ibu Laely. Beliau menyampaikan bahwa total anggaran BTT dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi Kalimantan Selatan. Materi berikutnya dipaparkan oleh Tim Eksternal dari Ditreskrimsus Polda Kalsel. Beliau menjelaskan bahwa Polda di seluruh Provinsi sudah mendapat instruksi dari Kabareskrim Polri yang memerintahkan para Kasubdit Tipikor Polda untuk selalu meng-update data anggaran dan realisasi beserta rinciannya kepada Bareskrim Polri.

Kemudian diikuti oleh Tim Eksternal dari Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan yang menyampaikan bahwa PBJ selama masa pandemi ini harus tetap mengikuti aturan-aturan yang berlaku. Hampir semua Kementerian/Lembaga hingga Pemerintah Daerah telah membuat peraturan baru dalam menghadapi masa tanggap darurat sekarang ini.

Selain itu, pihak BPBD Provinsi Kalimantan Selatan selaku pihak yang terjun langsung ke lapangan juga harus berhati-hati dalam memahami aturan. Menurutnya, ada istilah dalam hukum yang disebut “Lex Specialis Derogat Lex Generalis”, yang artinya peraturan yang khusus dapat mengesampingkan peraturan yang lebih umum.

Acara selanjutnya disampaikan oleh Deny Ermawan selaku Pengendali Teknis dari Tim Eksternal Pendampingan dari Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan. Beliau menyampaikan bahwa PBJ Covid-19 telah memiliki banyak pedoman yang berupa aturan-aturan dari berbagai pihak yang disusun secara rinci sebagai petunjuk bagi para pelaksana di lapangan agar dapat melaksanakan PBJ dalam masa pandemi ini dengan mengedepankan sense of crisis namun tetap akuntabel. Kemudian acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh para peserta dan penyaji sebelum ditutup tepat pada pukul 12.00 WITA.