Kunjungan Kepala BPKP ke Gubernur Jawa Barat

Dalam kunjungan tersebut Kepala BPKP menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan Gubernur menerima rombongan BPKP, yang secara pribadi Kepala BPKP sudah lama tidak bertemu dengan KangEmil. Kepala BPKPjuga menyampaikan bahwa kunjungan BPKP dimaksudkan untuk mengawal kegiatan penanganan pencegahan Covid-19, diantaranya kegiatan Jaring Pengaman Sosial, Kesehatan dan Penguatan Ekonomi Nasional (PEN).

Dalam sambutannya Kepala BPKP mengemukakan bahwa dalam penangananjaring pengaman sosial jangan sampai terjadi kegiatan yang menjurus pada pemanfaatan kesempatan menggunakan bantuan untuk kepentingan tertentu, di Bidang Kesehatan perlu di cermati pengadaan alat-alat kesehatan yang betul-betul dapat dimanfaatkan, di Bidang Penguatan Ekonomi Nasional, perlu dilakukan identifikasi UKM-UKM mana yang layak dikembangkan, jangan sampai salah memilih UKM, seperti UKM yang sebelum pandemik Covid-19 sudah kolap, tetapi diajukan untuk mendapatkan bantuan dengan alasan covid. Kepala BPKP juga menekankan agar di Jawa Baratsecepatnya melakukandiidentifikasi UKM-UKM pada sektor-sektorapa saja.

Kepala Perwakilan BPKP Jawa Barat, menambahkan terkait dengan kegiatan Gugus Tugas PP Covid-19, bahwa BPKP Perwakilan Jawa Barat telah memberikan atensi dan saran serta konsultasi dan pendampingan terhadap permasalahan-permasalahan yang ditemukan. Terkait dengan Jaring Pengaman Sosial, BantuanPerwakilanBPKP Jabawa Barat,pada saat ini sedang melakukan reviu atas Bantuan Sosial Provinsi tahap I yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga.

Selanjutnya pada sesi terakhir kegiatan Gubernur Jawa Barat menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Kepala BPKP dan rombongan, dan berharap Kepala BPKP sering berkunjung ke Jawa Barat. Disisi lain Gubernur juga mengucapkan terima kasih kepada Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat yang selama ini telah mendampingi dan memberikan atensi atau saran dalam rangka mengawal kegiatan-kegiatan penanganan Covid-19 di Provinsi Jawa Barat. Gubernur menyampaikan lebih baik direviu pada saat atau pertengahan kegiatan dari pada dilakukan reviu pada akhir kegiatan. Karena jika reviu pada akhir kegiatan akan lebih rumit dan banyak yang harus dibenahi.

Demikian hasil liputan kami, acara ini ditutup dengan foto bersama.

(Humas Jabar/SR-RS-AD)