Penguasaan Aset Tanah dan/atau Bangunan Eks BLBI

 

JAKARTA (9/9) - Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI (SatgasBLBI), yang dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 6 Tahun 2021, telah melakukanserangkaian strategi, program, dan kegiatan guna pengembalian hak tagih kepada negara denganupaya penagihan obligor/debitur dan penanganan aset properti yang dilakukan secara bertahapdan terukur. Salah satu upaya penanganan aset properti yang dilakukan adalah penguasaan asettanah dan/atau bangunan melalui pemasangan plang pengamanan yang bertujuan untukpenyelesaian dan pemulihan hak negara dari dana BLBI oleh Satgas BLBI.

Penguasaan fisik melalui pemasangan plang pengamanan telah dilaksanakan pada hariKamis(9/9), dengan rincian sebagai berikut:

  1. Aset yang terletak di Jalan KH Mas Mansyur, Karet Tengsin, Jakarta Pusat seluas 26.928,97m2 dengan dokumen kepemilkan berupa sertifikat dan non sertifikat. Tercatat sebagai asetproperti eks BPPN yang berasal dari Barang Jaminan Diambil Alih (BJDA) debitur a.n. PT.Sinar Bonana Jaya (PT SBJ) eks Bank Yakin Makmur (Bank Yama) berdasarkan AktaPelepasan Hak Atas Tanah (APHAT) No. 31 tanggal 13 November 1997.

  2. Satubidang tanah sesuai SHGB Nomor 7159/Kel. Pondok Pinang (d/h SHGB Nomor489/Pondok Pinang) seluas 2.020 m2 yang terletak di Jalan Gedung Hijau Raya Kav.1/Th-1No. 63, Jakarta Selatan. Tercatat sebagai aset properti eks BPPN yang berasal dari BarangJaminan Diambil Alih eks debitur a.n. Universal Metal Work, eks Bank Unibank.

Kedua aset properti eks BLBI di atas, telah menjadi milik/kekayaan negara, namun selamaini dikuasai oleh pihak ketiga, sehingga diperlukan penguasaan fisik melalui pemasangan plangpenguasaan dan pengawasan oleh Satgas BLBI. Setelah penguasaan ini, Pemerintah akanmelakukan pengelolaan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemasangan plang pengamanan pada aset tersebut dilakukan oleh Ketua Satgas BLBIRionald Silaban dan dihadiri oleh perwakilan dari Badan Intelijen Negara, Kementerian Hukum danHak Asasi Manusia, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Kejaksaan, KementerianAgraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dan Kepolisian RepublikIndonesia.

Sebelumnya, pada tanggal 27 Agustus 2021 telah dilakukan penguasaan fisik melaluipemasangan plang tahap pertama atas 49 bidang tanah seluas 5.291.200 m2 berlokasi di Medan,Pekanbaru, Tangerang dan Bogor. Untuk tahap berikutnya, Satgas BLBI telah merencanakantindakan penguasaan dan pengawasan aset eks BLBI atas 1.677 bidang tanah dengan luas total±15.813.163 m2, yang tersebar di berbagai kota/kabupaten di Indonesia.

 

Keterangan:

Dokumentasi pelaksanaan pemasangan plang pengamanan dapat diakses pada link https://bit.ly/PenguasaanFisikAsetBLBI-9Sept21. (*)

 

Sumber: Siaran Pers Satgas Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia