Inspektorat BPKP Raih Sertifikat SMAP SNI ISO 37001:2016

Acara yang dihelat di ruang rapat Kepala BPKP tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Utama Ernadhi Sudarmanto, Mohamad Risbiyantoro mewakili Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi Agustina Arumsari, serta Inspektur BPKP Buntoro, beserta jajaran.

Pada kesempatan tersebut, Buntoro mengatakan bahwa penerapan sesuai Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) SNI ISO 37001:2016 di lingkungan Inspektorat sebagai upaya mewujudkan arahan Kepala BPKP agar Inspektorat BPKP  dapat menjadi role model dan rujukan, best practices, benchmarking serta benchlearning pengawasan intern bagi APIP K/L/P lain.

 “Penerapan Standar ini membantu organisasi untuk mencegah, mendeteksi, dan menangani penyuapan, serta mematuhi peraturan perundangan-undangan terkait penyuapan. Hal ini tentunya sejalan dan bagian yang tidak terpisahkan dengan penyelenggaraan SPIP Terintegrasi dan Peningktan Indeks Efektivitas Pencegahan Korupsi di Lingkungan Inspektorat BPKP dan BPKP,” jelas Buntoro.

Untuk diketahui, bahwa Inspektorat BPKP telah melalui serangkaian proses, antara lain: training awareness, penyusunan gap analysis, pengembangan kebijakan dan dokumentasi, sosialisasi implementasi SMAP, tinjauan dewan pengarah, tinjauan manajemen puncak oleh Manajemen Inspektorat, tinjauan fungsi kepatuhan anti penyuapan, pemilihan Lembaga sertifikasi, audit sertifikasi, dan penyerahan sertifikasi ISO 37001:2016. Dari hasil assessment independen oleh PT.TUV NORD Indonesia, Inspektorat  BPKP lulus dan layak mendapatkan Sertifikasi SMAP untuk lingkup ”seluruh Kegiatan pengawasan internal dan layanan dukungan termasuk didalamnya pengadaan barang dan jasa” di lingkungan Inspektorat BPKP

Di akhir acara, Moh. Yusuf Ateh berharap agar capaian ini tidak hanya berhenti di Inspektorat, tetapi Inspektorat dapat berkolaborasi dengan Kedeputian Investigasi untuk membangun dan menerapkan SMAP di lingkungan BPKP.

“Implementasi SMAP menjadi salah satu upaya untuk mancapai sasaran strategis BPKP khususnya mendukung capaian target level IEPK  BPKP,” pungkas Moh. Yusuf Ateh.

 

 

Humas Inspektorat/tan