Bandar Lampung
Kota Bandar Lampung adalah ibu kota provinsi Lampung, Indonesia

Kota Bandar Lampung adalah ibu kota provinsi Lampung, Indonesia. Luas wilayahnya 169,21 kmē dengan populasi 750.000 jiwa.


Kota ini dahulu bernama Tanjungkarang-Telukbetung, yang kemudian diganti menjadi Bandar Lampung pada tahun 1983. Bagi pendatang dari pulau Jawa, kota ini merupakan gerbang masuk ke pulau Sumatra, terutama zaman dahulu ketika pelabuhan Bakauheni belum dibangun.


Kota Bandar Lampung merupakan ibukota Provinsi Lampung. Oleh karena itu Kota Bandar Lampung merupakan pusat kegiatan pemerintahan, sosial politik, pendidikan dan kebudayaan, serta merupakan pusat kegiatan perekonomian dari Provinsi Lampung.


Sebelum tanggal 18 Maret 1964 Provinsi Lampung merupakan keresidenan, dengan ditetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 3 tahun 1964 yang kemudian menjadi Undang-undang Nomor 14 tahun 1964. Keresidenan Lampung ditingkatkan menjadi Provinsi Lampung dengan ibukotanya Tanjungkarang-Telukbetung. Selanjutnya berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 24 tahun 1983 Kotamadya Daerah Tingkat II Tanjungkarang-Telukbetung diganti menjadi Kotamadya Daerah Tingkat II Bandar Lampung terhitung sejak tanggal 17 Juni 1983, dan tahun 1999 berubah menjadi Kota Bandar Lampung.


Dengan Undang-undang No. 5 tahun 1975 dan Peraturan Pemerintah No. 3 tahun 1982 tentang perubahan wilayah, maka Kota Bandar Lampung diperluas dengan pemekaran dari 4 kecamatan 30 kelurahan menjadi 9 kecamatan 58 kelurahan. Kemudian berdasarkan Sk Gubernur No. G/185.B.111/Hk/1988 tanggal 6 Juli 1988 serta surat persetujuan MENDAGRI nomor 140/1799/PUOD tanggal 19 Mei 1987 tentang pemekaran kelurahan di Wilayah Kota Bandar Lampung, maka Kota Bandar Lampung terdiri dari 9 kecamatan dan 84 kelrahan. Pada tahun 2001 berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung No. 04, Kota Bandar Lampung menjadi 13 kecamatan dengan 98 kelurahan.


Sejak berdirinya Kota Bandar Lampung upaya peningkatan potensi-potensi yang ada terus dilakukan dengan upaya peningkatan pembangunan daerah yang dilakukan melalui perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan yang lebih terpadu dan terarah agar sumberdaya yang ada dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien.


Perkembangan pembangunan yang digerakkan pemerintah, swasta dan masyarakat, sebagian dilakukan dalam rangka deregulasi dan debirokratisasi sebagai terobosan terhadap tatanan yang ada untuk mempercepat terapainya pertumbuhan dan pemerataan pembangunan serta persiapan menghadapi era globalisasi.


 

Bandar Lampung, Kota Tapis Berseri

Logo Kodya Balam
Kota Bandar Lampung adalah Ibukota Propinsi Lampung, yang telah memperoleh penghargaan Adipura Kencana sebagai kota terbersih dan Wahana Tata Nugraha sebagai kota yang tertib. Kota Bandar Lampung dengan sepuluh puncak bukit yang menghadap ke Teluk Betung yang berpenduduk 700.000 jiwa dengan luas 192,2 Km2. Sebagai pintu gerbang pulau Jawa - pulau Sumatera, bagi yang ingin datang ke Bandar Lampung dapat mempergunakan jasa melalui penerbangan udara dari bandara Soekarno-Hatta, melalui penyebrangan Ferry Merak - Bakauheni, bus, taksi samapi terminal Rajabasa. Kota Bandar Lampung mempunyai 9 kecamatan, 84 kelurahan, Piil Pesanggiri, Sakai Sambayan, Numi Nyimah, Nengah Nyappur, Bejuluk Neadek merupakan dasar kehidupan masyarakat lampung. Daerah Sang Bumi Rua Jurai dengan multikultural, karena penuh dengan keanekaragaman budaya, suku bangsa. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia. Terdapat peninggalan sejarah, wisata pantai, kerajinan tangan rakyat yang merupakan asset wisata yang menarik dan budidaya mutiara. Sebuah kota niaga, pelabuhan dan pusat ekonomi juga memiliki atraksi dan objek wisata menarik baik untuk wisatawan domestik maupun wisatawan asing. Sapta Pesona merupakan 7 unsur yang keadaan yang diciptakan oleh masyarakat kota Bandar Lampung umumnya agar dapat menarik perhatian bagi pengunjung yang datang ke Bandar Lampung. Sapta Pesona tersebut adalah:

Aman - Sejuk - Tertib - Ramah Tamah - Indah - Bersih - Kenangan


Kawasan Hutan Kota:

hutan kota
Kawasan hutan kota terletak 5 Km arah barat pusat kota Bandar Lampung yaitu pada sebuah lembah di Gunung Betung dengan ketinggian 700 M diatas permukaan laut dikelilingi oleh bukit-bukit yang hijau. Kawasan ini diperuntukkan bagi para Pecinta Alam, berhawa sejuk dan pemandangan yang indah dengan kegiatan yang dapat dilakukan yaitu lintas alam dan berkemah di sekitar Youth Camp Tahura Gunung Betung.

 


Museum Lampung

Museum Lampung

Museum Lampung adalah salah satu tempat kunjungan wisata sejarah yang dapat digunakan sebagai sarana pendidikan,penelitian dan rekreasi. Terletak dijalan Z.A Pagaralam 5 Kilometer disebelah utara pusat kota Tanjungkarang dan hanya 400 meter dari terminal bus Rajabasa.

Koleksi yang dapat dijumpai adalah benda-benda hasil karya seni, keramik dari negeri Siam dan China pada zaman Dinasti Ming, stempel dan mata uang kuno pada masa penjajahan Belanda dll. Koleksi-koleksi tersebut berjumlah 2.893 buah meliputi benda-benda Geologi, Belanda,Etnografi,Arkeologis, dan lainnya.Museum Ruwa Jurai dibuka setiap hari kecuali Senin dan Hari-hari Besar.

Last edited: 2009-05-21 Time: 14:30:07 Hit: 10739