Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo

Berita Seputar Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo

Satukan Langkah Untuk Negeri
10 Nopember 2016 08:39:10 / gorontalo_admin / dibaca: 153 kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial

Hari Pahlawan menjadi agenda nasional yang dirayakan masyarakat Indonesia baik di dalam maupun luar negeri setiap tahunnya. Tujuannya ialah sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan dan pejuang yang telah memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Bertempat di halaman Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo, Kamis (10/11/2016) telah dilaksanakan Upacara  Bendera memperingati Hari Pahlawan ke 71 Tahun 2016 dengan Tema "Satukan Langkah Untuk Negeri". Korwas Akuntan Negara Ependy Haro menjadi Pembina dalam upacara tersebut dan di hadiri oleh seluruh Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional Auditor dan  Pegawai Fungsional Umum Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo.

Sejarah Perjalanan Bangsa dan Negara Iandonesia, bahwa untuk mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) diperlukan Perjuangan yang sangat panjang. Kita tidak akan menjadi bangsa yang berdaulat dan terhormat tanpa adanya perjuangan dari para Pahlawan kusuma bangsa yang telah mengorbankan jiwa, raga, pikiran, dan hartanya. Sejarah Bangsa dan Negara Indonesia untuk merebut Kemerdekaan dan mendirikan NKRI membutuhkan Ikatan Persatuan dan Kesatuan serta Komitmen yang kuat dari para pejuang, sehingga melahirkan sikap kepahlawanan, kesetiakawanan sosial serta berani bertindak nyata melawan penjajah akibat kolonialisme dan imperialisme.

Semangat kepahlawanan merupakan suatu inspirasi bagi generasi penerus dan semangat pahlawan terpatri terpatri di dada setiap insan indonesia. Sejarah ditetapkannya 10 November sebagai Hari Pahlawan sendiri dilatarbelakangi pertempuran Surabaya pada 10 November 1945. Di mana terjadi perlawanan besar dari tentara Indonesia terhadap pasukan Inggris. Peristiwa ini menjadi perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Pertempuran itu juga menjadi yang terbesar dan terberat dalam sejarah revolusi nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme. Banyaknya pejuang yang gugur dan rakyat yang menjadi korban membuat Kota Surabaya kemudian dikenang sebagai Kota Pahlawan dan tanggal setiap tahunnya sebagai Hari Pahlawan, pungkas Ependy Haro.

 

Terima kasih 

HUMAS BPKP GORONTALO



Share      

Berita Terkait:

29 Nopember 2016 09:13:59 / gorontalo_admin / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Rakyat Membutuhkan Anggota KORPRI Yang Disiplin
28 Oktober 2016 09:29:03 / gorontalo_admin / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
”Ketika Dunia Telah Kau Tatap, Maka Taklukanlah”
20 Oktober 2016 10:34:48 / gorontalo_admin / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Pelantikan Auditor Madya Ahmad Yani,SE
30 September 2016 16:59:04 / gorontalo_admin / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
Gala Diner Pleno ISEI di Hadiri Menteri Perekonomian Darmin Nasution
26 Mei 2016 11:22:37 / gorontalo_admin / dibaca: kali / Kat: Kegiatan Sosial, Seremonial
BPKP Gorontalo Peduli