Perwakilan BPKP Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Berita Seputar Perwakilan BPKP Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Kabupaten Kulon Progo Bersiap Memasuki AKB
30 Juni 2020 16:23:22 / diy / dibaca: 50 kali / Kat: MOU, Kerjasama

Kulon Progo (30/06/2020) bertempat di Ruang Aula Adikarto Pemerintah Kabupaten Kulon Progo diselenggarakan pertemuan untuk membahas update situasi dan pemetaan risiko terkait perkembangan kasus covid 19 menuju Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kabupaten Kulon Progo. Selain Kepala Perwakilan BPKP DIY Slamet Tulus Wahyana, hadir dalam acara tersebut Bupati Kulon Progo Sutedjo, Wakil Bupati Kulon Progo Fajar Gegana, Ketua DPRD Kabupaten Kulon Progo Akhid Nuryati, dan Forkompimda Kabupaten Kulon Progo.

 

Bupati Kulon Progo dalam sambutannya memaparkan hasil rapat koordinasi dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta diantaranya mengenai perpanjangan status tanggap darurat sampai dengan 31 Juli 2020.  Perpanjangan status ini menjadi payung hukum bagi Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo untuk melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran Covid 19, dengan mencegah euforia masyarakat yang keluar rumah dengan tidak mentaati protokol kesehatan. Sutedjo juga menyebutkan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta secara geografis dikelilingi oleh zona yang tidak hijau seperti Kabupaten Magelang, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Purworejo. Sedangkan Kulon Progo saat ini masuk kategori kuning dan target berikutnya adalah persiapan menuju new normal.

 

Update situasi terkini di Kabupaten Kulon Progo,  total ODP sebanyak 152 orang, positif 15 orang, dan tidak ada yang meninggal, sehingga masuk zona kuning belum hijau, karena kalau zona hijau sudah tidak ada kasus positif covid 19. Saat ini Kulon Progo termasuk zona aman dengan nilai 2,81 dari skor tertinggi 3. Indikator kesehatan masyarakat menuju new normal adalah epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, pelayanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten menyediakan 20% tempat tidur khusus penganganan covid 19 di RS yang menangani covid yaitu RSUD Wates dan RSUD Nyi Ageng Serang.  Berdasarkan hasil pemetaan kasus minggu ke 25-26 di zona kuning yaitu di Kapenawon Panjatan, merupakan pendatang dari Kalimantan dan Kapenawon Temon yaitu cluster penjual ikan.

 

Kulon Progo akan terus siaga sementara masyarakat juga diimbau harus ikut andil dalam menciptakan situasi kondusif tersebut. Selanjutnya Kabupaten Kulon Progo akan menyiapkan pedoman untuk Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Target pelaksanaan persiapan AKB Kulon Progo meliputi tahap persiapan antara lain membuat SOP, tahap pelaksanaan dan tahap pemantauan sampai dengan Desember 2020.

 

Kepala Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta memberikan masukan terkait SOP menuju AKB dan meyakinkan bahwa semua  materi AKB ada di dalam peraturan Bupati. Selain itu Slamet Tulus menyampaikan untuk kepentingan pertumbuhan ekonomi, Presiden telah meminta percepatan penyerapan anggaran. Hal ini juga akan dapat meningkatkan perekonomian Kabupaten Kulon Progo.

 

(Kominfo BPKP DIY/Sunarto)

 



Share      

Berita Terkait:

01 Juli 2020 19:25:11 / diy / dibaca: kali / Kat: MOU, Kerjasama
KUNJUNGAN KEPALA PERWAKILAN BPK DIY KE KANTOR PERWAKILAN BPKP DIY
01 Juli 2020 19:23:56 / diy / dibaca: kali / Kat: MOU, Kerjasama
Komite IV DPD RI Dapil Jateng Gali Masukan Program Bansos Masyarakat Terdampak Covid 19
17 Juni 2020 16:17:29 / / dibaca: kali / Kat: MOU, Kerjasama
Komite IV DPD RI Dapil Jateng Gali Masukan Program Bansos Masyarakat Terdampak Covid 19
29 Oktober 2019 10:57:29 / diy / dibaca: kali / Kat: MOU, Kerjasama
BPKP DIY Menerima Audiensi DPP ASPEG Indonesia
23 Juli 2019 17:09:06 / diy / dibaca: kali / Kat: MOU, Kerjasama
BPKP DIY Kawal Pembangunan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan