Perwakilan BPKP Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Berita Seputar Perwakilan BPKP Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Workshop Penyusunan RTP di BPKP DIY
24 April 2019 08:56:21 / diy / dibaca: 1341 kali / Kat: Sosialisasi/Workshop

Selama dua hari berturut-turut sejak Selasa (23/4)  bertempat di Ruang Kelas Lantai 3 Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta, diselenggarakan Workshop Penyusunan Rencana Tindak Pengendalian (RTP). Workshop yang diselenggarakan oleh Pemerintah kota Yogyakarta tersebut diikuti oleh 100 orang peserta, terdiri dari Satgas SPIP dari masing-masing OPD, dan Satgas SPIP Pemerintah Kota Yogyakarta. Narasumber Workshop seluruhnya dari Perwakilan BPKP DIY. Latar belakang pelaksanaan workshop penyusunan RTP adalah rekomendasi  hasil supervisi KPK terhadap RAD PPK Pemerintah Kota Yogyakarta Tahun 2018. KPK menyebutkan bahwa Pemerintah Kota Yogyakarta belum sepenuhnya menerapkan manajemen  risiko dalam penyusunan perencanaan.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Pembinaan Kepatuhan Aparatur Inspektorat Kota Yogyakarta Septiningsih Rejeki, dalam laporan pembukaan menyampaikan bahwa sesuai Peraturan Pemerintah  Nomor 60 tahun 2008 tentang SPIP, setiap instansi pemerintah wajib menerapkan SPIP dalam kegiatan organisasi. Salah satu penekanan dalam pengendalian internal adalah pengendalian risiko. Tujuan pelaksanaan workshop penyusunan RTP adalah untuk memberikan pemahaman dan menerapkan praktek implementasi terkait manajemen risiko sesuai rekomendasi KPK dan peningkatan kualitas SDM perencana OPD dalam proses penyusunan RTP pada masing-masing OPD.

Pada kesempatan yang sama, Inspektur Kota Yogyakarta selaku Ketua Satgas SPIP Pemerintah Kota Yogyakarta, Maryoto menyampaikan penilaian risiko adalah suatu aktivitas yang dilaksanakan untuk memperkirakan suatu risiko dari suatu situasi yang bisa didefinisikan dengan jelas ataupun potensi dari suatu ancaman baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Penilaian risiko juga bisa diartikan sebagai proses pemeriksaan keamanan dengan suatu risiko tertentu. Skala prioritas risiko akan  diambil dan dihadapi dengan pembadingan rencana dengan tujuannnya yaitu meningkatkan tujuannya organisasi.

Maryoto berharap seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta dapat menangani serta mengendalikan risiko yang mungkin akan timbul sehingga diharapkan semua akan melakukan identifikasi area-area yang rentan terhadap perubahan dalam pengelolaan risiko yang kemungkinan akan terjadi. Hasil quality assurance reformasi birokrasi  oleh APIP yang dikemas dalam kegiatan rencana aksi daerah WBK, dan hasil supervisi dalam Korsupgah KPK RI atas Pemeritah Kota Yogyakarta, menunjukkan Pemerintah kota Yogyakarta belum sepenuhnya menerapkan manajemen berbasis risiko dalam menyusun perencanaan. Terbukti baru beberapa OPD yang menyusun RTP dan baru pada beberapa kegiatan yang menjadi core utama OPD yang bersangkutan. Sehubungan dengan kondisi tersebut maka Inspektorat Kota Yogyakarta menyelenggarakan Workshop penyusunan RTP dengan harapan seluruh OPD di lingkungan Pemerintah kota Yogyakarta dapat menyusun peta risiko dan sasaran program kegiatan yang telah dinilai risikonya dalam dokumen perencanaan kegiatan dan penganggaran tahun 2020. Dengan demikian, salah satu rekomendasi  KPK atas RAD PPK Pemerintah Kota Yogyakarta telah dapat ditindaklanjuti.

 

(Humas BPKP DIY/ros)



Share      

Berita Terkait:

14 Oktober 2019 10:49:08 / diy / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
BPKP DIY Terima Kunjungan Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur
25 September 2019 11:37:24 / diy / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
BPKP DIY Sharing Budaya Organisasi bersama Mahasiswa MM FEB UGM
17 Juli 2019 10:12:04 / diy / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Upaya Mitigasi Kecurangan, BPKP DIY Lakukan Fraud Risk Assessment
24 Juni 2019 15:13:50 / diy / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Sekda Kabupaten Klaten Gali Kiat Pertahankan WTP
10 Juni 2019 14:40:55 / diy / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
BPK RI Studi Banding ke BPKP DIY