Perwakilan BPKP Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Berita Seputar Perwakilan BPKP Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

HIMAAKSI Universitas Muhammadiyah Ponorogo Kunjungi BPKP DIY
22 Maret 2019 14:48:59 / diy / dibaca: 898 kali / Kat: Sosialisasi/Workshop

Sebanyak 200 orang anggota Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAAKSI) Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Ponorogo mengadakan kunjungan ke Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta. Kunjungan setengah hari pada Kamis, 21 Maret 2019 tersebut dalam rangka kegiatan kunjungan instansi dan industri. Rombongan diterima oleh Kepala Bagian Tata Usaha Risparanto mewakili Kepala Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta didampingi para Koordinator Pengawas di lingkungan Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta  bertempat di Aula Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta.

Ketua Program Studi Akuntansi D3 Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Nurul Hidayah mengungkapkan tujuan kegiatan kunjungan ke Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta adalah untuk menambah wawasan mahasiswa khususnya jurusan akuntansi sebagai calon akuntan agar mengenal lebih dekat profesi akuntan khususnya di sektor pemerintahan dan kegiatan pengawasan yang dilakukan para akuntan di BPKP. Kunjungan instansi dan industri sesuai dengan temanya “Membuka Cakrawala Ekonomi Entrepreneur serta Menumbuhkan Motivasi Menjadi Akuntan Berkualitas”, selain dalam bentuk kunjungan ke Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta juga kunjungan ke para pengusaha T-Shirt di DIY.

Khusnatul berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan bertatap muka langsung dengan para praktisi di pemerintahan dengan sebaik-baiknya dan mengucapkan terima kasih kepada Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta yang telah menerima kunjungan mahasiswa tersebut.

Risparanto, mewakili Kepala Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta dalam kesempatan tersebut memperkenalkan BPKP kepada para mahasiswa. Risparanto menyampaikan profil Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta, termasuk di dalamnya tugas, fungsi, peran dan layanan yang diemban oleh BPKP.

Para mahasiswa antusias mengikuti pertemuan tersebut. Berbagai pertanyaan diajukan diantaranya mengenai perbedaan BPKP dengan BPK, perbedaan BPKP dengan OJK. Bagaimana jika saat audit, auditan menolak dengan alasan tidak adanya kewenangan, bagaimana prosedur melakukan audit, serta apa peran BPKP dalam meningkatkan perekonomian rakyat.

(Humas BPKP DIY/ros)



Share      

Berita Terkait:

24 Juni 2019 15:13:50 / diy / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Sekda Kabupaten Klaten Gali Kiat Pertahankan WTP
10 Juni 2019 14:40:55 / diy / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
BPK RI Studi Banding ke BPKP DIY
25 April 2019 13:00:35 / diy / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Workshop Penyusunan SOP Berbasis Risiko Pemerintah Kabupaten Klaten
24 April 2019 08:56:21 / diy / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Workshop Penyusunan RTP di BPKP DIY
18 Pebruari 2019 15:03:49 / diy / dibaca: kali / Kat: Sosialisasi/Workshop
Sosialisasi Program Taspen di BPKP DIY