Perwakilan BPKP Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Berita Seputar Perwakilan BPKP Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Kabupaten Klaten Implementasikan SPIP di Setiap Unsur Organisasi
02 Oktober 2018 13:48:38 / diy / dibaca: 518 kali / Kat: SPIP

Pemerintah Kabupaten Klaten menyelenggarakan Workshop Implementasi SPIP bekerja sama dengan Perwakilan BPKP DIY. Workshop diselenggarakan selama dua hari sejak Selasa (02/10) bertempat di Aula kantor Perwakilan BPKP DIY. Peserta workshop adalah para pejabat pengelola perencanaan di lingkungan Kabupaten Klaten,  satuan tugas Penyelenggaraan SPIP dari tiap OPD  dan seluruh kecamatan di Kabupaten Klaten. Hadir dalam acara pembukaan, Kepala Perwakilan BPKP DIY,  Inspektur Kabupaten Klaten, pejabat struktural dan Koordinator Pengawasan di lingkungan BPKP DIY.

Kepala Perwakilan BPKP DIY Slamet Tulus Wahyana mengungkapkan bahwa sesuai RPJMN 2015-2019, Presiden RI menargetkan maturitas SPIP kabupaten/ kota seluruhnya sudah mencapai level 3 di akhir tahun 2019. Khusus Perwakilan BPKP DIY ditargetkan akhir tahun 2018, maturitas SPIP  seluruh pemerintah provinsi/kabupaten/kota di wilayah kerja Perwakilan BPKP DIY sudah di level 3.

“Menjadi PR kita bersama, bagaimana mencapai target itu. Dengan kita mengimplementasikan SPIP secara benar akan memberikan keyakinan yang memadai akan tercapainya tujuan Pemerintah Kabupaten Klaten dengan efektif, efisien dengan laporan keuangan yang handal, dan ketaatan kepada peraturan yang berlaku.” lanjut Slamet Tulus.

SPIP harus diterapkan sebagai budaya organisasi pengendalian. Penerapan SPIP tidak akan berhasil kalau hanya diserahkan kepada orang-orang tertentu. Keterlibatan pimpinan dan pegawai sangat menentukan keberhasilan implementasi SPIP. Keberhasilan tidak akan tercapai sempurna tanpa keterlibatan seluruh pegawai.

“Pelajari identifikasi risiko, pahami agar risiko yang teridentifikasi dapat dihindari dengan membuat rencana tindak pengendalian. Dengan demikian di akhir 2018 maturitas SPIP Pemerintah Kabupaten Klaten bisa mencapai level 3,” ungkap Tulus mengakhiri sambutannya.

Purwanto Anggono Cipto, Plt. Inspektorat Kabupaten Klaten mengungkapkan dengan segala kemampuan yang ada, Kabupaten Klaten berupaya mencapai level 3 maturitas SPIP dan Kapabilitas APIP. Dimulai dari menindaklanjuti rekomendasi diantaranya dengan penguatan OPD. Jumlah OPD yang semula 10 ditambah menjadi 17. Purwanto menegaskan SPIP adalah sistem yang harus dilaksanakan secara menyeluruh oleh setiap  unsur organisasi, mulai dari pimpinan sampai ke bawah sehingga yakin tujuan organisasi dapat tercapai.

PP SPIP sudah 10 tahun usianya, yaitu sejak 2008. Namun di Kabupaten Klaten belum sungguh-sungguh dijiwai. Purwanto menghimbau seluruh pegawai di lingkungan Kabupaten Klaten agar bersama-sama berusaha dan berupaya mewujudkan tercapainya target maturitas SPIP level 3 di akhir 2018. Kondisi terakhir, nilai maturitas SPIP Kabupaten Klaten berdasarkan hasil penilaian BPKP adalah 2,294. SPIP harus segera dilaksanakan, dan akan ada reward dan punishmentnya secara berjenjang.

(Humas BPKP DIY/ros)



Share      

Berita Terkait:

03 Desember 2018 09:24:19 / diy / dibaca: kali / Kat: SPIP
BPKP Dukung Penerapan SPIP Bawaslu
02 Oktober 2018 14:59:17 / diy / dibaca: kali / Kat: SPIP
BPKP DIY Audiensi dengan Bupati Cilacap
23 April 2018 16:27:21 / diy / dibaca: kali / Kat: SPIP
FGD Kesekretariatan Utama BPKP di Yogyakarta
02 April 2018 11:59:59 / diy / dibaca: kali / Kat: SPIP
Perwakilan BPKP Jambi dan BPKP DIY Lakukan Kajian Budaya Organisasi dan SPIP
28 Maret 2018 12:23:18 / diy / dibaca: kali / Kat: SPIP
Kunjungan Kerja Sekretariat Wakil Presiden ke BPKP DIY