Perwakilan BPKP Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Berita Seputar Perwakilan BPKP Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

WORKSHOP PENYUSUNAN PERENCANAAN PENGAWASAN BERBASIS RISIKO OLEH AAIPI WILAYAH DIY
08 Juni 2018 09:34:49 / diy / dibaca: 386 kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor

Bertempat di ruang Banuaka Hotel Jentra Dagen Yogyakarta, Selasa (05/06/2018) AAIPI Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta telah menyelenggarakan Forum Komunikasi AAIPI DIY yang dihadiri oleh 84 auditor dan pejabat struktural wakil dari 6 Inspektorat pemerintah daerah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan 6 Inspektorat pemda wilayah Jawa Tengah yang merupakan bagian dari wilayah kerja Perwakilan BPKP Daerah istimewa Yogyakarta.

Kegiatan pertemuan dimulai dengan sambutan oleh Kepala Perwakilan BPK DIY Slamet Tulus Wahyana dan dibuka oleh Inspektur Daerah Istimewa Yogyakarta Hananto Hadi Purnomo selaku Ketua AAIPI wilayah DIY. Dalam sambutannya Kaper BPKP DIY mengapresiasi AAIPI DIY yang secara periodik menyelenggarakan forum komunikasi dengan melibatkan enam APIP di wilayah provinsi Jawa Tengah yang masuk dalam wilayah kerja Perwakilan BPKP DIY. Slamet Tulus berharap pertemuan ini menjadi ajang saling bertukar informasi dan sebagai sarana meningkatkan pengetahuan yang bermanfaat dalam menalankan tugas pengawasan. Menurut Beliau, AAIPI sebagai sebuah organisasi profesi harus menjadi organisasi pembelajar sehingga mampu secara optimal menjalankan tugas-tugas yang diemban dalam pengawalan akuntabilitas pemerintah daerah dan mampu memberi nilai tambah dalam pengelolaan keuangan daerah.  Selanjutnya Kaper BPKP DIY mengingatkan bahwa di setiap kasus korupsi yang mencuat selalu timbul pertanyaan mengenai peran APIP dalam mencegah kasus korupsi terjadi. Berkaitan dengan perkembangan pendekatan audit yang diterapkan, Kaper BPKP DIY menjelaskan apabila saat ini APIP dituntut untuk mampu melaksanakan audit dengan pendekatan risiko, sejalan dengan kebijakan pengawasan pemerintah daerah tahun 2019 Kementerian Dalam Negeri yang memuat kegiatan peningkatan kapabilitas APIP berupa bimtek pemeriksaan investigatif, bimtek pendampingan pengadaan barang dan jasa serta bimtek penerapan sistem manajemen risiko. Senada dengan Kaper BPKP DIY, Inspektur DIY dalam sambutan pembukaan pertemuan AAIPI DIY mengungkapkan tingginya ekspektasi terhadap eksistensi APIP sehingga banyak pihak yang mempertanyakan peran APIP ketika mencuat kasus korupsi, OTT dan temuan-temuan penyimpangan hasil pemeriksaan di instansi pemerintah daerah oleh auditor eksternal.

Agenda utama forum komunikasi ini adalah Workshop Penyusunan Perencanaan Pemeriksaan Berbasis Risiko (PPBR) dengan pemateri dari BPKP DIY, Bambang Widianto. Dalam workshop ini dipaparkan langkah-langkah dalam penyusunan perencanaan pemeriksaan yang memperhatikan besaran risiko yang dihadapi organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mencapai tujuannya. Proses ini harus dilaksanakan oleh APIP untuk memenuhi pernyataan elemen 3 IACM dalam rangka mencapai kapabilitas APIP level 3. Pada intinya, APIP harus mengambil peran dalam penyusunan rencana tindak pengendalian (RTP) risiko di masing-masing OPD dan menggunakannya sebagai bahan penyusunan perencanaan pemeriksaan. Setelah melalui diskusi yang cukup panjang, APIP wilayah kerja BPKP DIY berkomitmen untuk mulai menerapkan PPBR di tahun 2018 untuk obyek audit yang tersisa.   

Agenda lain dalam forum ini  adalah pemaparan hasil telaah sejawat antar APIP di wilayah DIY dan testimoni pelaksanaan audit kinerja oleh Inspektorat Gunungkidul. Dalam pemaparan hasil telaah sejawat yang dipimpin oleh Auditor BPKP DIY Sidik Wardaya, masing-masing inspektorat memaparkan hasil telaah sejawat beserta skor sementara yang diperoleh dan membahas hal-hal yang masih belum disepakati antara penelaah dan yang ditelaah. Skor sementara telaah sejawat antar APIP di wilayah DIY sebelum revisi hasil pembahasan adalah sebagai berikut:   

1.       Inspektorat DIY ditelaah sejawat oleh Inspektorat Bantul dengan skor 88,90 (predikat “baik”).

2.       Inspektorat Bantul ditelaah sejawat oleh Inspektorat Gunungkidul dengan skor 76,19 (predikat “baik”).

3.       Inspektorat Gunungkidul ditelaah sejawat oleh Inspektorat Kota dengan skor 84,04 (predikat “baik”).

4.       Inspektorat Sleman ditelaah sejawat oleh Inspektorat DIY dengan skor 82,80 (predikat “baik”).

5.       Inspektorat Kulon progo ditelaah sejawat oleh Inspektorat Sleman dengan skor 71,27 (predikat “baik”).

6.       Inspektorat Kota Jogja ditelaah sejawat oleh Inspektorat Kulon Progo dengan skor  82,85 (predikat “baik”).

Testimoni keberhasilan pelaksanaan audit kinerja Inspektorat Gunungkidul yang disampaikan oleh salah satu auditornya secara apik, mendapatkan perhatian sangat besar dari para peserta yang sebagian besar belum pernah melaksanakan audit kinerja. Dalam testimoninya, Inspektorat Gunungkidul mengungkapkan bahwa metodologi, format kertas kerja dan pelaporannya menggunakan konsep audit kinerja yang dikembangkan oleh BPKP DIY untuk audit kinerja pemerintahan desa dan OPD. Konsep tersebut kemudian dimodifikasi dengan pendampingan dari BPKP, agar sesuai dengan  obyek pemeriksaan yang dipilih yaitu puskesmas. Ada hal yang menarik dalam testimoni ini, bagaimana Inspektorat Gunungkidul berimprovisasi di lapangan ketika menjalankan audit kinerja. Untuk mendapatkan informasi mengenai data umum dan proses bisnis puskesmas, mereka meminta pihak puskesmas untuk memaparkannya di depan para auditor, bukan auditor yang mengumpulkan bukti-bukti. Giliran berikutnya Inspektorat yang memberikan paparan kepada puskesmas ketika menyampaikan metodologi dan parameter yang digunakan untuk menilai kinerja puskesmas agar dapat disepakati bersama antara auditor dan puskesmas. Dengan testimoni ini, BPKP DIY berharap APIP yang lain termotivasi untuk segera melaksanakan audit kinerja. Semoga. (Humas BPKP DIY/Ning)



Share      

Berita Terkait:

21 Juni 2018 08:53:16 / diy / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
Workshop FRA & FRM
16 Nopember 2017 16:03:29 / diy / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
BPKP DIY Selenggarakan USA dan UKI Periode November 2017
20 Oktober 2017 15:20:13 / diy / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
PDAM se DIY Peduli Risiko
12 Oktober 2017 14:13:08 / diy / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
Audit Kinerja Pemda Berbasis Balance Scorecard
04 September 2017 13:36:00 / diy / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
Pembekalan Dasar-Dasar Audit Pegawai Baru Inspektorat Purworejo