Perwakilan BPKP Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Berita Seputar Perwakilan BPKP Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Kabupaten Purworejo Tegaskan Komitmen Pengembangan SIMDA Keuangan Dalam Proses Pencairan SP2D Online
10 Oktober 2017 11:14:25 / diy / dibaca: 98 kali / Kat: SIMDA

Pemerintah Kabupaten Purworejo, Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah Cabang Purworejo menjalin kerjasama dalam pengembangan aplikasi SIMDA Keuangan dalam proses pencairan SP2D secara online di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo. Penandatanganan perjanjian kerjasama berlangsung pada Senin (9/10) bertempat di ruang rapat Kepala Perwakilan BPKP DIY. Hadir pada acara tersebut, Sekda Kabupaten Purworejo, Plt. Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Purworejo, Pimpinan Cabang PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah Cabang Purworejo, Inspektur Kabupaten Purworejo, Kepala Perwakilan BPKP DIY, Korwas Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah Perwakilan BPKP DIY bersama pengendali teknis di Bidang APD Perwakilan BPKP DIY.

Kepala Perwakilan BPKP DIY, Tytut Ratih Kusumo menyampaikan SP2D Online berfungsi untuk mempercepat proses pencairan yang semula dilakukan secara manual dengan banyak tahapan dengan menggunakan pendekatan IT, memotong jalur menjadi lebih pendek. Dengan demikian  tingkat layanan akan meningkat. Tytut juga mengungkapkan ada dua calon untuk menjadi model SIMDA. Dari dua calon yaitu Kabupaten Purworejo dan Kota Bandung, Kabupaten Purworejo yang dipilih sebagai model SIMDA karena Kabupaten Purworejo dinilai lebih siap dibandingkan pemda yang lain dan selalu memberikan respon cepat dan positif terhadap setiap upaya peningkatan tata kelola pemerintahan. Saat ini sedang dibuat rencana implementasi SIMDA yang paripurna, dari e-planning sampai pertanggungjawabannya. Presiden RI mewajibkan aplikasi SIMDA dan Siskeudes betul-betul diimplementasikan, dan progres penerapannya setiap saat terus dimonitoring oleh BPKP. Dalam penerapan SIMDA ini harus saling mengisi dan bekerjasama. “Semoga yang kita lakukan hari ini akan bisa memperkuat apa yang telah dilakukan oleh Kabupaten Purworejo”, pungkas Tytut.

Sementara Sekda Kabupaten Purworejo, Said Romadhon mengungkapkan Kabupaten Purworejo sebenarnya sudah tidak asing dengan aplikasi online, bahkan mendapat beberapa penghargaan karena telah membangun beberapa aplikasi online. Tawaran BPKP sejak 2008 berupa aplikasi SIMDA Keuangan, bagi Said menarik dan menjadi tantangan bagi pemda Purworejo. Said berharap, aplikasi yang diterapkan semakin lengkap dan komplit, sejak perencanaan sampai dengan pertanggungjawaban. Saat ini yang masih bolong adalah monev-dalnya (monitoring, evaluasi dan pengendalian). Yang masih menjadi PR selanjutnya bagi Kabupaten Purworejo dan akan dikembangkan dalam hubungannya dengan perbankan adalah transaksi non tunai. Menutup sambutannya, Said mengucapkan terima kasih kepada Perwakilan BPKP DIY yang selalu memberikan bantuan, bimbingan dan dorongan untuk kemajuan Kabupaten Purworejo.

(Humas BPKP DIY/ros)

 



Share      

Berita Terkait:

15 Maret 2017 16:28:11 / diy / dibaca: kali / Kat: SIMDA
DPR RI Himpun Informasi Penerapan SAP Berbasis Akrual di BPKP DIY
20 Oktober 2015 08:37:56 / diy / dibaca: kali / Kat: SIMDA
Duta Akrual Pemda Belajar SIMDA di BPKP DIY
24 April 2013 10:28:21 / diy / dibaca: kali / Kat: SIMDA
Sosialisasi Pedoman Penerapan PP 71 Tahun 2010