Perwakilan BPKP Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Berita Seputar Perwakilan BPKP Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Cetak Auditor Unggul Melalui Diklat Pembetukan Auditor Pertama
20 April 2017 08:50:11 / diy / dibaca: 434 kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor

Selama 19 hari berturut turut dimulai sejak Senin (17/4), Perwakilan BPKP DIY menyelenggarakan diklat pembentukan Auditor Pertama dengan pola PNBP. Peserta diklat sebanyak 25 orang terdiri dari pegawai inspektorat daerah Kabupaten Bantul, Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta, Kabupaten Klaten, Kabupaten Magelang, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Selayar, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Blitar, Kabupaten Wonosobo, Kota Semarang, Kabupaten Pangkep, Kabupaten Barru, Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Donggala. Narasumber diklat yang diselenggarakan di Ruang Kelas Lantai 3 Perwakilan BPKP DIY tersebut seluruhnya berasal dari Perwakilan BPKP DIY.

Tytut Ratih Kusumo, Kepala Perwakilan BPKP DIY dalam sambutan pembukaan menjelaskan bahwa kebutuhan auditor cukup mendesak untuk segera dipenuhi. Kebutuhan auditor secara nasional 46.560 orang sementara yang tersedia saat ini hanya 13.326 orang atau 28,6%. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut Pusat Pembinaan JFA BPKP menargetkan tambahan 1000 auditor setiap tahun. Tentu bukan pekerjaan mudah untuk memenuhi target tersebut, biaya yang dibutuhkan cukup besar. Jika ditangani sendiri oleh Pusat Pendidikan dan Latihan Pengawasan BPKP selaku pembina auditor, tidak mungkin dilakukan. Salah satu solusinya dengan pola PNBP.

Dijelaskan bahwa yang wajib dilakukan tidak hanya mencetak auditor saja tetapi juga meningkatkan kapabilitas auditor/APIP. Target 85% APIP berada di level 3 yang telah ditetapkan dalam RPJMN pemerintahan Jokowi-JK, tidak dapat ditawar lagi. Perwakilan BPKP DIY sebagai pembina tidak henti-hentinya mendorong APIP untuk terus meningkatkan level kapabilitasnya.  Setiap BPKP melakukan evaluasi atas kapabilitas APIP,  selalu dilihat apakah inspektorat menganggarkan biaya untuk peningkatan kompetensi auditornya. Hal tersebut menjadi indikator kepedulian inspektorat terhadap peningkatan kompetensi auditornya.

Melalui diklat ini diharapkan mampu meletakkan pondasi kuat agar auditor mampu memberikan sumbangsih kepada organisasi masing-masing untuk segera menuju level 3 kapabilitas APIP. (Humas BPKP DIY/ros/Ed Ris)



Share      

Berita Terkait:

22 Mei 2017 15:55:42 / diy / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
Tingkatkan Kemandirian Pemda melalui Diklat Audit Kinerja dan Penyusunan LKPD Berbasis Akrual
17 Mei 2017 14:24:42 / diy / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
PENUTUPAN DIKLAT SERTIFIKASI PEMBENTUKAN AUDITOR PERTAMA
15 Nopember 2016 16:31:02 / diy / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
Menjaga Mutu Audit APIP Melalui Telaah Sejawat (PEER REVIU)
29 September 2016 15:34:15 / diy / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
Kemudahan Ajukan Cuti
29 September 2016 15:02:13 / diy / dibaca: kali / Kat: Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Auditor
Diklat Penataan Pengelolaan BMD Pemerintah Kota Magelang