Perwakilan BPKP Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Berita Seputar Perwakilan BPKP Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Duta Akrual Pemda Belajar SIMDA di BPKP DIY
20 Oktober 2015 08:37:56 / diy / dibaca: 693 kali / Kat: SIMDA

Sebanyak 30 orang duta akrual dari delapan Pemda di wilayah kerja Perwakilan BPKP DIY mengikuti Diklat Implementasi SAP Berbasis Akrual dengan Simda. Kedelapan pemda tersebut selama ini telah mengimplementasikan SIMDA BPKP, yaitu Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Klaten, Kabupaten dan Kota Magelang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Cilacap. Diklat yang akan berlangsung selama lima hari mulai tanggal 19 sampai dengan 23 Oktober 2015 tersebut dibuka oleh Kepala Perwakilan BPKP DIY, Tytut Ratih Kusumo, bertempat di Ruang Kelas Lantai 3 Perwakilan BPKP DIY.

Diklat yang dibiayai dengan dana STAR Project BPKP ini bertujuan untuk membekali peserta agar dapat mengimplementasikan SAP berbasis akrual dengan Simda versi 2.7. Setelah mengikuti diklat peserta diharapkan dapat memahami dan mengimplementasikan sistem akuntansi berbasis akrual, serta menularkannya kepada rekan-rekan di lingkungan kerja masing-masing. Materi diklat meliputi gambaran umum, sistem dan prosedur akuntansi keuangan daerah, bagan arus standar, instalasi aplikasi, pengoperasian, trouble shooting serta proses input data ke dalam aplikasi. Seluruh instruktur berasal dari Perwakilan BPKP DIY.

Tytut dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa BPKP terpanggil untuk mensukseskan implementasi sistem akuntasi berbasis akrual sesuai yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah nomor 71 tahun 2010 tentang SAP, yang menyebutkan bahwa seluruh pemda harus telah menerapkan sistem akuntasi berbasis akrual paling lambat  dalam tahun 2015. Dengan adanya migrasi dari cash basis menuju akrual basis, tentu berbagai perubahan mendasar tidak dapat dihindari, dan ada penambahan akun-akun baru. Melalui diklat ini diharapkan hal-hal baru tersebut dapat dikupas tuntas sehingga dapat segera diimplementasikan di masing-masing pemda. Tytut berharap seluruh peserta diklat memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan diklat ini sehingga tidak ada satu rupiahpun biaya diklat yang berasal dari hutang terbuang sia-sia. Beliau juga berpesan bahwa instansi asal peserta diklat menjadi harapan untuk dapat mengawal dan memperkuat pemda masing-masing dalam mempertahankan opini WTP yang telah diperoleh. (Humas BPKP DIY/ros)



Share      

Berita Terkait:

15 Maret 2017 16:28:11 / diy / dibaca: kali / Kat: SIMDA
DPR RI Himpun Informasi Penerapan SAP Berbasis Akrual di BPKP DIY
24 April 2013 10:28:21 / diy / dibaca: kali / Kat: SIMDA
Sosialisasi Pedoman Penerapan PP 71 Tahun 2010