Berita Seputar Deputi Bidang Akuntan Negara
BPKP sebagai Narasumber dalam Sosialisasi dan Workshop KPI Dewan Komisaris
14 Desember 2011 04:06:28 / dan / dibaca: 295 kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek

 

Sosialisasi dan workshop KPI Dewan Komisaris Bidang Usaha Jasa Kementerian BUMN berlangsung di Jakarta tanggal 5 Desember 2011 dengan peserta dari para wakil Dewan Komisaris, Direksi, Komite dan pejabat BUMN di lingkungan Kedeputian Bidang Usaha Jasa. 


 

 

Penyusunan rencana kerja dan KPI Dewan Komisaris menjadi salah satu cara untuk meningkatkan profesionalisme Komisaris. Selain diwajibkan oleh Permen 01/2011 tentang GCG (yang sebelumnya SK 117/2002) pasal 15, penyusunan rencana kerja dan KPI sebagai suatu bentuk komitmen untuk peningkatan akuntabilitas kinerja Dewan Komisaris. Demikian disampaikan dalam acara sosialisasi Kepmen – 236/MBU/2011 dan workshop penyusunan RKA dan KPI Dewan Komisaris lingkup Kedeputian Bidang Usaha Jasa.

 

Hadir di sepanjang acara, Deputi Kemeneg BUMN, Parikesit Suprapto yang menyampaikan dalam sambutannya bahwa profesionalisme KPI Dekom adalah suatu keharusan untuk menghantarkan BUMN menjadi worldclass companies. Sosialisasi dan workshop KPI Dekom Bidang Usaha Jasa Kementerian BUMN berlangsung di Jakarta tanggal 5 Desember 2011 dengan peserta dari para wakil Dewan Komisaris, Direksi, Komite dan pejabat BUMN di lingkungan jasa.

 

 

Pemaparan KPI Dekom oleh tim BPKP mencakup tidak hanya pemaparan atas beberapa hasil kajian secara konsepsi, namun juga sharing experience atas penyusunan KPI Dekom yang sebelumnya pernah dilaksanakan di beberapa BUMN Bidang Usaha Jasa Logistik. Sosialisasi dan workshop ini merupakan langkah awal dalam masa transisi diberlakukannya ketentuan tentang kewajiban Dekom membuat rencana kerja dan KPI. Langkah ini sejalan dengan survei The Indonesia Institute for Corporate Governance (IICD) yang menyatakan “responsibility of the boards” di Indonesia masih harus ditingkatkan.

 

Respon peserta sangat positif dan bahkan sangat mendukung bahwa KPI Dekom harus mengarah pada ukuran yang mampu mengukur kualitas peran Dekom, tidak hanya workload saja. Memang, ukuran kinerja paling ideal adalah indikator yang mampu mengukur nasehat dan pengawasan komisaris terhadap kinerja perusahaan. Respon positif ini semoga menjadi pertanda semangat perbaikan dan perbaikan akan menjadi lebih mudah jika ada kesadaran bersama akan perlunya perbaikan. (Heli Restiati).

 

 

 

 




Share   



Berita Terkait
04 Nopember 2011 15:13:44 / dan / dibaca: 286 kali
SHARING PT TIMAH Tbk: BAGAIMANA MENGURANGI KEGAMANGAN PARA PENYELENGGARA PENGADAAN BARANG DAN JASA?

 

Dalam kondisi tertentu, diperlukan diskresi Direksi untuk pelaksanaan…
07 Oktober 2011 03:20:34 / dan / dibaca: 295 kali
Workshop Penilaian Properti dan Saham yang diselenggarakan PT PPA (Persero)

 

Tri Herutantoyo, Direktur PPA menyatakan “Workshop ini sangat penting karena…
13 Juni 2011 23:11:25 / dan / dibaca: 487 kali
BPKP sebagai NARASUMBER dlm RAKOR PENETAPAN KPI DEKOM BIDANG USAHA INDUSTRI PRIMER KEMENTERIAN BUMN

“KPI Dekom menjadi sarana penting untuk penguatan akuntabilitas kinerja Dekom.”…



Arsip Berita