Pemantauan Bersama Kebijakan Pemberdayaan Desa dan Kawasan Perbatasan

Acara dibuka dengan sambutan oleh Danrem 092/Maharajalila Brigjen TNI Suratno. Berikutnya pemaparan oleh Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulangan Bencana Kemenko PMK Mayjen TNI (Purn) Dody Usodo yang menyampaikan tentang urusan pemerataan pembangunan wilayah.

Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) ini muncul karena adanya COVID-19. “Kita harapkan disisa waktu tahun anggaran 2020 ini, dana desa dapat diterimakan ke setiap desa serta fokus dipergunakan untuk desa tanggap COVID-19 dan BLT DD,” ungkap Dody.

Dody menyampaikan bahwa pihaknya melaksanakan monitoring evaluasi sampai ke pelosok-pelosok perbatasan. Ia beserta timnya juga sudah cek ke kawasan perbatasan di beberapa kawasan. “Kita cek, apakah betul-betul sudah diterimakan sampai disana,” tegas Dody.

Pada kesempatannya, Dody juga mengkampanyekan penggunaan masker agar masyarakat tetap tanggap COVID-19 dan tetap patuh terhadap protokol kesehatan.

Selanjutnya, pemaparan oleh Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kalimantan Utara Teguh Setyabudi yang menyampaikan tentang Kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam Pembangunan Pemberdayaan Desa dan Kawasan.

Dody menyampaikan bahwa sebagai suatu wilayah perbatasan, adapun tantangan dan isu strategis, yakni terbatasnya SDM, kondisi geografis sangat sulit, minimnya infrastruktur, bentang alam yang luas, dan penyebaran penduduk yang tidak merata.

(Kominfo BPKP Kaltara)