Pentupan Pelatihan Penilaian Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi

Sorong (17/09)- Sebanyak 56 peserta telah mengikuti rangakain acara Pelatihan Penilaian Maturitas Penyelenggaraan SPIP terintegrasi di lingkungan pemerintah daerah wilayah Maluku, Papua, dan Papua Barat. Pelatihan ini diselenggarakan selama lima hari dari tanggal 13-17 September 2021 di Vega Hotel Sorong.

Peserta pelatihan mendapatkan ilmu mengenai dasar hukum serta manfaat pembinaan dan penialaian maturitas penyelenggaraan SPIP, overview penilaian maturitas penyelenggaran SPIP, proses penialaian maturitas penyelenggaraan SPIP, penilaian penetapan tujuan, penilaian struktur dan proses, penialaian pencapaian tujuan SPIP hingga aplikasi e-SPIP.

Pada acara penutupan pelatihan, Sanggup Abidin dari Inspektorat Kabupaten Jayawijaya mewakili peserta lain memberikan kesan dan pesan selama mengikuti pelatihan. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh panitia yang telah mengkoordinir acara dengan baik dan narasumber yang telah memberikan ilmu dan pengalaman. Dirinya juga mengajak peserta lain untuk mengimplementasikan ilmu yang telah didapat selama pelatihan di daerahnya masing-masing.

“Kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan di daerah kita masing-masing, di daerah mana lagi” ujarnya.

Sanggup menambahkan pengendalian internal di daerah masing-masing dapat berjalan dengan baik jika peserta dapat menerapkan ilmu yang telah di dapat selama pelatihan berlangsung.

“Harapannya jika pengendaliannya baik maka pemerintahannya juga akan baik. Sehingga pelayanan kepada masyarakat juga akan baik” sambungnya.

Dalam sambutannya saat menutup pelatihan secara resmi, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat Moch. Fahrudin berharap setelah peserta mengikuti pelatihan dapat menyusun rencana yang efektif dan efisien untuk daerahnya masing-masing.

“Kita memiliki peran yang sangat besar, yang bisa dilakukan di daerah masing-masing. Oleh karena itu, teman-teman dari bappeda bisa membuat rencana sebaik mungkin dan inspektorat bisa mengawalnya”

Panitia juga memberikan apresiasi kepada enam orang peserta; masing-masing tiga orang dari kelas A dan B yang mendapatkan kenaikan nilai saat post test dibanding pre-test. Berikut peserta peraih nilai terbaik dari kelas A:

1. Lindra Endri Novaderita dari Inspektorat Kabupaten Manokwari;

2. Dady Permadi dari Bappeda Kabupaten Jayawijaya;

3. Nona Mariana dari Inspektorat Kabupaten Mimika

Sedangkan dari kelas B, peserta peraih nilai terbaik adalah:

1. Trifena Debora Siwalette dari Inspektorat Kabupaten Maluku Tengah

2. Dessy Tasane dari Inspektorat Provinsi Maluku

3. Johanes Elia Sahertian dari Inspektorat Kabupaten Maluku Tengah

(Kominfo BPKP Pabar)