BPKP Sulbar Akhiri Sesi Pelatihan Audit Kinerja Berbasis Risiko

Hal ini ditandai dengan ditutupnya pelatihan secara resmi oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat, Hasoloan Manalu yang diadakan pada pukul 16.30 WITA bertempat di Grand Mutiara Hotel. Peserta pelatihan berjumlah 30 orang berasal dari seluruh APIP di wilayah Sulawesi Barat. Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para peserta agar dapat melaksanakan audit kinerja berbasis risiko di APIP masing-masing. Pada kesempatan ini Sigit Satrio Wibowo selaku Ketua Panitia pelatihan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait, termasuk kepada peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan sehingga dapat berjalan lancar sehingga seluruh peserta berhak mendapatkan sertifikat mengikuti Pelatihan Audit Kinerja Berbasis Risiko.

Perwakilan peserta, Firmansyah dari Kabupaten Pasangkayu menyampaikan terima kasihnya kepada BPKP dan semua pihak terkait yang telah memberikan kesempatan dan fasilitasi kepada APIP di seluruh wilayah Sulawesi Barat dalam pelatihan ini yang sangat bermanfaat dan mendukung peran APIP yang efektif dalam menjalankan tugas dan fungsi.

Acara kemudian dilanjutkan dengan arahan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat, Hasoloan Manalu yang harapannya kepada seluruh peserta agar mengimplementasikan ilmu, berupa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dalam penugasan audit kinerja berbasis risiko di unit APIP masing-masing. Hasoloan Manalu juga berharap para auditor yang ditugaskan selalu menerapkan Kode Etik Auditor Intern dan Standar Audit Intern agar terhindar dari risiko audit, termasuk kemungkinan adanya tuntutan hukum atas hasil audit yang dilakukan. Seluruh simpulan yang dibuat dan tertuang dalam laporan hasil audit harus didukung dengan kertas kerja audit yang memadai dan didukung dengan pembuktian yang relevan, kompeten dan cukup. Luasnya cakupan layanan APIP, membuat APIP menjadii rujukan bagi OPD lain sebagai tempat bertanya dan berkonsultasi yang menuntut auditor selalu menerapkan kecermatan profesional (due professional care) termasuk dalam memberikan pendapat atas isu atau permasalahan yang dikonsultasikan oleh OPD. Di akhir sambutannya, Hasoloan Manalu berpesan agar seluruh dapat membagi ilmu yang diperoleh kepada rekan di APIP masing-masing yang belum berkesempatan mengikuti pelatihan ini, karena pada dasarnya semakin banyak ilmu dibagi kepada yang lain, akan semakin menambah pengetahuan dan keterampilan kita.

Penutupan secara resmi ditandai dengan ketukan palu oleh Kepala Perwakilan dan dilanjutkan penanggalan kartu tanda peserta pelatihan sekaligus pengumuman 3 peserta pelatihan terbaik, yaitu Yusrianto (Inspektorat Mamuju Tengah), Ramlah Arlinda Tato (Inspektorat Polewali Mandar), serta Hasniaty Matarru (Inspektorat Mamuju Tengah).