BPKP Sulbar Pantau Program Padat Karya

Dalam rangka mengurangi angka pengangguran dan mempertahankan daya beli masyarakat akibat pandemi Covid-19, Pemerintah menggulirkan program padat karya sebagai bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Program padat karya ini salah satunya dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). 
Padat karya merupakan kegiatan pembangunan yang lebih banyak menggunakan tenaga manusia dalam jumlah besar. Tujuan utama dari program padat karya adalah untuk membuka lapangan kerja bagi keluarga yang secara ekonomi kurang mampu, yang kehilangan penghasilan atau pekerjaan tetap. Proyek padat karya merupakan program Pemerintah untuk memberi lapangan kerja terutama yang kehilangan pekerjaan pada masa sulit. Salah satu contoh bentuk dari pekerjaan padat karya adalah pekerjaan kontruksi seperti perbaikan jalan, saluran, dan sebagainya.
 
Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat melakukan pemantauan atas pelaksanaan program padat karya di Wilayah Sulawesi Barat yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR dengan menurunkan Tim untuk memastikan bahwa program padat karya dilaksanakan sesuai dengan rencana sekaligus menilai ketepatan sasaran, jumlah, waktu, lokasi, serta kepatuhan pada protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Sulawesi Barat dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Barat menjadi lokasi uji petik Tim BPKP Sulbar pada tahun ini.
 
Tim yang dipimpin oleh Auditor Madya, Suwatno melakukan pengecekan fisik di lokasi program padat karya yang diwujudkan dalam bentuk pembuatan saluran distribusi air pembangunan air minum dan sanitasi perdesaan yang dilaksanakan dengan pendekatan berbasis masyarakat dan revitalisasi saluran drainase dalam rangka pemeliharaan rutin jalan dan jembatan. Direncanakan sampai dengan 17 September 2021, Tim melakukan pemantauan on the spot pada 5 lokasi yaitu 2 lokasi di Kabupaten Mamuju yang terdiri dari kegiatan Revitalisasi Drainase dan kegiatan PAMSIMAS, dan 3 lokasi di Kabupaten Majene.yang terdiri dari kegiatan TP 3 SR, KOTAKU dan Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan.