BPKP Pantau Pengiriman Vaksin Tahap II untuk Kabupaten Mamasa dan Polewali Mandar

Selasa, 2 Maret 2021, Auditor dari Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat, Kurniawan dan Haris Ikhsan melakukan pengecekan ke Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat di Mamuju. 

Tujuan utama tim BPKP adalah melakukan monitoring proses distribusi Vaksin SINOVAC yang telah tiba di Gudang Farmasi. Tim didampingi oleh pengelola Program Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, Muslimin, yang menangani distribusi vaksin SINOVAC di Sulawesi Barat. Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 telah memasuki tahap kedua, dengan sasaran para Aparatur Sipil Negara, TNI/Polri serta lansia.

Muslimin menyampaikan bahwa sejauh ini proses distribusi vaksin berjalan lancar, hanya saja vaksinasi tahap pertama yang ditujukan kepada para tenaga kesehatan belum sepenuhnya selesai. Namun, dirinya menegaskan bahwa pemerintah daerah khususnya tingkat Kabupaten, masih terus berupaya agar vaksinasi tahap pertama segera rampung sehingga bisa segera melakukan vaksinasi tahap kedua. Muslimin menambahkan bahwa ada beberapa perbaikan aturan terkait syarat dan kriteria penerima vaksin, diantaranya adalah vaksinasi terhadap lansia dan penyintas COVID-19, dimana sebelumnya bukan merupakan sasaran untuk dilakukan vaksinasi.

Jumlah vaksin tahap II yang didistribusikan ke Kabupaten Mamasa sebanyak 80 vial, sedangkan untuk Kabupaten Polewali Mandar sebanyak 220 vial. Jumlah vaksin yang diberikan sesuai dengan data penerima vaksin yang diajukan oleh masing-masing kabupaten. Rencananya akan ada pendistribusian lanjutan kepada kabupaten lain, namun masih menunggu pengiriman vaksin berikutnya. BPKP Sulbar juga telah berkoordinasi dengan Inspektorat Kabupaten Mamasa dan Polewali Mandar untuk turut melakukan pengawasan penerimaan vaksin di gudang farmasi masing-masing kabupaten.

sulbar