Pasca Gempa, BPKP Sulbar Tetap Semangat

Di tengah pemulihan kondisi pasca bencana gempa, BPKP Sulawesi Barat masih ada, masih tetap menggerakkan operasional perkantoran melalui tenda di halaman kantor yang disulap menjadi working space. Gedung utama kantor BPKP Sulawesi Barat masih dalam kondisi yang tidak memungkinkan untuk dioperasionalkan pasca gempa. Meski menurut Waskita Karya yang melakukan inspeksi pada hari Minggu (17/1) tidak terdapat kerusakan pada struktur, tetapi masih terdapat banyak plafon, kaca dan AC sentral yang berjatuhan.

Sebelum memulai kegiatan operasional, Kepala Perwakilan BPKP Sulbar, Hasoloan Manalu menyampaikan organisasi BPKP Sulawesi Barat harus tetap hidup, hadir dan bermanfaat. Hasoloan Manalu juga menyampaikan bahwa BPKP Sulawesi Barat mendapatkan amanah dari Menteri PUPR, Mochamad Basoeki Hadimoeljono yang beberapa hari sebelumnya melakukan koordinasi terkait penanganan dampak bencana gempa. Basoeki menyampaikan rekondisi pasca bencana harus dilakukan audit secara menyeluruh dengan didampingi Kejaksaan Tinggi dan BPKP Sulawesi Barat.

Dalam hal penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak bencana, BPKP juga tetap akan berperan dalam melakukan pengawasan, mengingat perlunya kebijakan khusus dalam penyaluran bantuan dalam kondisi seperti ini.

Tak lupa Hasoloan Manalu juga berpesan agar seluruh pegawai dan keluarga selalu menjaga iman, bahwa bencana yang dialami tidak mengurangi sedikitpun kepercayaan kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa serta juga menjaga imun tubuh, dimana kondisi bencana memerlukan kebugaran yang ekstra. Beliau juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada pegawai yang tetap semangat menggerakkan operasional kantor.