Logistik dari Perwakilan BPKP Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan Tiba

Pasca Gempa 6,2 SR yang terjadi di Sulawesi Barat, Perwakilan BPKP terdekat yaitu Perwakilan BPKP Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan dengan sigap dan tanggap langsung mengirimkan bantuan melalui jalur darat. Tim dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah berangkat dari perwakilan masing-masing pada Jumat (15/1) malam, hanya selisih beberapa jam pasca gempa.

Seluruh Perwakilan BPKP di Indonesia dan Pimpinan BPKP Pusat juga mengirimkan doa dan bantuan melalui perantara BPKP Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah. Logistik dari Perwakilan BPKP Sulawesi Tengah lebih dulu sampai pada Sabtu (16/1) sekitar pukul 05.00 WITA, karena jalan dari Palu menuju Mamuju tidak mengalami hambatan. Beberapa bantuan utama yang datang berupa genset dan tenda darurat. Logistik tersebut sangat dibutuhkan mengingat terbatasnya tempat evakuasi dan padamnya listrik di seluruh Mamuju. Logistik lain berupa sembako, bahan bakar, air minum, obat-obatan dan perlengkapan juga diterima dari Perwakilan BPKP Sulawesi Tengah. Tim dari BPKP Sulteng akan segera mengirimkan Kembali logistik tahap 2 yang rencananya akan dikirimkan pada hari Minggu (17/1) mengingat belum terbukanya pasar dan masih terbatasnya bahan pokok termasuk air mineral.

Bantuan dari Perwakilan BPKP Sulawesi Selatan tertahan lebih dari 12 jam di Tapalang, Mamuju karena adanya longsor dan panjangnya antrean sebagai dampak dari gempa. Meski begitu, tim tetap bertahan dan akhirnya sampai di Kantor Perwakilan BPKP Sulawesi Barat pada hari Sabtu (16/1) hampir tengah malam. Bantuan dari berbagai pihak sangat membantu memulihkan kondisi fisik dan mental para pegawai yang bertahan di kantor.

Pada hari Sabtu (16/1) para pegawai segera membangun 2 tenda bantuan yang dibawa oleh Perwakilan BPKP Sulawesi Tengah untuk tempat evakuasi dan tinggal sementara. Listrik pada beberapa titik untuk penerangan dan pompa air juga dinyalakan untuk membantu operasional dan aktivitas para pegawai BPKP Sulawesi Barat yang mengungsi.