Sosialisasi IEPK pada Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow

Lolak (Rabu, 18 November 2020) - Sosialisasi dibuka oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Ashari Sugeha mewakili Bupati Bolaang Mongondow Yasti Soepredjo Mokoagow, sementara itu Pengendali Teknis Bidang Investigasi Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Utara, Sofyan A. Hasan dan Ketua Tim Bidang Investigasi Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Utara, Didi R. Lambris bertindak sebagai narasumber.

Acara ini dihadiri oleh Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow dan para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow.

Dalam sambutannya, Bupati Bolaang Mongondow menyampaikan pentingnya upaya bersama dalam pencegahan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow. Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow akan berusaha keras untuk terus menerapkan tata kelola yang baik dalam setiap lembaga dan juga penerapan Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) dapat dijadikan sebagai basis data perbaikan tata kelola di masa depan, serta digunakan untuk penguatan pengendalian anti korupsi. Bupati juga meminta agar Kepala OPD agar lebih berhati-hati dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi. Di akhir sambutannya, Bupati mengucapkan terima kasih kepada Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Utara atas pelaksanaan sosialisasi IEPK di Kabupaten Bolaang Mongondow.

Selanjutnya Pengendali Teknis Bidang Investigasi Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Utara, Sofyan A. Hasan dalam paparannya menyampaikan definisi Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK), serta dasar hukumnya. Selanjutnya, Sofyan juga menyampaikan manfaat IEPK, yaitu sebagai basis data untuk perbaikan tata kelola, manajemen risiko dan pengendalian pada isu pencegahan korupsi. Selain itu dipaparkan juga strategi pemberantasan korupsi. Masih dalam kesempatan yang sama, pembahasan secara rinci terkait IEPK disampaikan oleh Ketua Tim Bidang Investigasi Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Utara, Didi R. Lambris.

 

(Tim Kominfo BPKP Sulut/GP)