BPKP Lakukan Reviu Tata Kelola Proyek Strategis Nasional Jalan Tol Balikpapan-Samarinda

Balikpapan (27/10) Jalan Tol pertama di Pulau Kalimantan yaitu Tol Balikpapan Samarinda atau yang lebih dikenal dengan Tol Balsam telah secara resmi dapat beroperasi secara penuh dari Samarinda (Jembatan Mahkota) sampai dengan Balikpapan (Manggar).
 
Jalan Tol Balikpapan – Samarinda Seksi II, III, dan IV telah ditetapkan pengoperasiannya melalui Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 1195/KPTS/M/2019 tentang Penetapan Pengoperasian Jalan Tol Balikpapan – Samarinda Seksi 2 - 4A (Samboja – Simpang Pasir) dan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 1230/KPTS/M/2019 tentang Penetapan Pengoperasian Jalan Tol Balikpapan – Samarinda Seksi 4B (Simpang Pasir – Simpang Jembatan Mahkota 2). Selanjutnya atas pengoperasian Seksi II, III, dan IV tersebut juga telah diberlakukan besaran Tarif Tol dengan mengacu pada Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 534/KPTS/M/2020 tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol Pada Jalan Tol Balikpapan – Samarinda Seksi II, III, dan IV (Samboja – Simpang Jembatan Mahkota 2).
 
Sedangkan Seksi I dan Seksi V juga telah ditetapkan pengoperasiannya melalui Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 1053/KPTS/M/2021 tentang Penetapan Pengoperasian Jalan Tol Balikpapan - Samarinda Seksi I dan Seksi V (Manggar - Samboja). Selanjutnya atas pengoperasian Seksi I dan Seksi V tersebut juga telah diberlakukan besaran Tarif Tol dengan mengacu pada Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 1054/KPTS/M/2021 tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol Pada Jalan Tol Balikpapan - Samarinda Seksi I dan Seksi V (Manggar - Samboja).
 
Meskipun demikian, masih terdapat beberapa permasalahan yang belum tuntas. Sehubungan dengan hal tersebut Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Timur melakukan Reviu tata kelola proyek strategis nasional Jalan Tol balikpapan samarinda dengan fokus utama pada aspek pemanfaatan, aspek penyediaan lahan, dan upaya penanganan dampak banjir pada lokasi di sekitar jalan tol, dan beberapa aspek lainnya.
 
(Tim Kominfowas BPKP Kaltim)