BPKP Jatim Fasilitasi Telaah Sejawat Ekstern Inspektorat Provinsi Jatim, Jateng, DIY, dan Bali

Hingga saat ini, masih saja terjadi kepala daerah yang terkena OTT yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tentu saja banyak faktor yang menyebabkan masih tingginya kasus korupsi yang ditangani KPK dan Aparat Penegak Hukum (APH) lainnya. Hal tersebut menyisakan pertanyaan di masyarakat dimana keberadaan dan bagaimana peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di masing-masing daerah tersebut.

Kondisi tersebut menuntut APIP untuk meningkatkan kompetensi, kapabilitas dan profesionalitasnya, serta mentaati standar audit dan kode etik, sehingga APIP mampu memberikan peringatan dini bagi stakeholdernya dan meningkatkan kualitas tata kelola organisasi di lingkungan APIP itu berada.

Dalam rangka itulah, dengan difasilitasi oleh Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur, Inspektorat Provinsi Jawa Timur, Inspektorat Provinsi Jawa Tengah, Inspektorat Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Inspektorat Provinsi Bali mengadakan kesepakatan pelaksanaan telaah sejawat ekstern. Ke empat Inspektorat Provinsi tersebut sepakat mengadakan telaah sejawat ekstern melalui penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Pelaksanaan Telaah Sejawat Ekstern yang dilakukan oleh Inspektur Provinsi Jawa Timur, Inspektur Provinsi Jawa Tengah, Inspektur Daerah Istimewa Yogyakarta dan Inspektur Provinsi Bali di Ruang Aula Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur pada Kamis (14/10).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur Alexander Rubi Satyoadi, yang juga sebagai Direktur Eksekutif AAIPI Wilayah Jawa Timur, mengungkapkan keprihatinannya atas masih banyaknya kepala daerah, khususnya di Jawa Timur, yang terkena OTT. Alexander Rubi memandang penting upaya APIP untuk senantiasa meningkatkan profesionalitas, kapabilitas, dan kompetensinya. Salah satunya adalah melalui telaah sejawat ekstern. Untuk itu, Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur dengan senang hati memfasilitasi terselenggaranya telaah sejawat ekstern antar empat Inspektorat Provinsi, ungkap Alexander Rubi.

Hal senada juga disampaikan Inspektur Provinsi Jawa Timur Helmy Perdana Putra, sesaat sebelum membuka forum tersebut. Helmy Perdana Putra, yang juga Ketua AAIPI Wilayah Jawa Timur, menyampaikan terima kasih kepada Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur yang telah memfasilitasi terselenggaranya forum tersebut. Helmy berharap rencana telaah sejawat ekstern dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi peningkatan kapabilitas dan kualitas pengawasan APIP.

Tampak hadir juga dalam forum tersebut Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bali, Muhammad Masykur.