Persiapan Pengawasan Pelaksanaan Vaksinasi oleh BPKP DIY dan Inspektorat

Jumat (5/2), Kepala Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Slamet Tulus Wahyana melakukan rapat koordinasi secara daring dengan 12 Inspektur di wilayah kerja Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta. Koordinasi ini dilaksanakan dalam rangka persiapan pengawasan atas pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang akan dilakukan bersama oleh Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta dan APIP Daerah.

Sasaran pengawasan adalah pelaksanaan program vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19 di Dinas Kesehatan dengan uji petik pada fasilitas pelayanan kesehatan (fayankes) yang mendapat dropping vaksin dari Dinas Kesehatan setempat.

Slamet Tulus Wahyana menjelaskan petunjuk teknis alur penugasan dan format laporan pengawasan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, serta menjelaskan bahwa pemilihan fayankes yang menjadi sasaran uji petik diserahkan kepada masing-masing Inspektorat dengan mendasarkan pada faktor risiko. Slamet Tulus Wahyana juga meminta informasi daftar fayankes yang dipilih tersebut untuk menghidari adanya tumpang tindih dengan ketugasan yang akan dilaksanakan oleh Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta.

Pada kesempatan tersebut, Inspektur D.I. Yogyakarta Wiyos Santoso melaporkan vaksin yang telah diterima dari Kementerian Kesehatan dalam dua tahap berdasarkan Berita Acara Penerimaan Vaksin total sebanyak 71.600 vial dan telah didistribusikan sebanyak 66.634 vial ke empat Kabupaten/Kota, serta masih tersimpan di Dinas Kesehatan D.I. Yogyakarta sebanyak 4.966 vial. Data distribusi ke masing-masing fayankes terdapat pada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Data ini nantinya yang akan menjadi fokus pelaksanaan pengawasan oleh APIP Daerah.

Pada akhir zoom meeting, Koordinator Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Pusat Perwakilan BPKP D.I. Yogyakarta Bambang Kardiono menyatakan bahwa dalam rangka ketugasan ini akan dibuat grup melalui media sosial untuk wadah sharing informasi dan koordinasi sehingga apabila ditemukan kendala dalam pelaksanaan pengawasan di lapangan dapat segera dicarikan pemecahannya.

(Kominfo BPKP DIY/nik)