BPKP Bengkulu Dukung Poltekkes Kemenkes Bengkulu Wujudkan Wilayah Bebas Korupsi

Bengkulu (15/9) Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu Iskandar Novianto menjadi narasumber dalam Workshop Penerapan SPIP Terintegrasi Dalam Manajemen Pelayanan Di Poltekkes Kemenkes Bengkulu Menuju WBK dan WBBM.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula GTC Poltekkes Bengkulu ini dibuka oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Bengkulu Eliana dan diikuti oleh civitas akademika Poltekkes Kemenkes Bengkulu. Dalam paparannya Kepala Perwakilan menjelaskan tujuan diterapkannya Sistem Pengendalian Intern (SPI) di lingkungan pemerintah secara menyeluruh adalah untuk meningkatkan kinerja, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. SPI diatur oleh Presiden selaku Kepala Pemerintah dan ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah.

Disebutkan oleh Kepala Perwakilan bahwa SPIP terdiri atas lima unsur yaitu: lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, dan pemantauan pengendalian intern. DIharapkan penyelenggaraan dan penilaian maturitas penyelenggaraan SPIP, Poltekkes Kemenkes dapat melakukan perbaikan kualitas perencanaan secara berkelanjutan, dapat mengenali dan mengatasi risiko-risiko atas pelaksanaan program dan kegiatan. Juga dapat meminimalisir risiko terjadinya korupsi/fraud serta meningkatkan kualitas pengendalian intern secara berkelanjutan. Yang paling penting ditegaskan oleh Kepala Perwakilan adalah diharapkan Poltekkes Kemenkes dapat mencapai tujuan secara efektif dan efisien, laporan keuangan yang handal, asset yang aman dan taat peraturan perundang-undangan.