Bimtek Akuntabilitas Refocusing dan Realokasi APBD Penanganan Covid-19 BPKP Bengkulu

Bengkulu (13/9) Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu Iskandar Novianto didampingi Koordinator Pengawasan Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah (APD) Jusup Partono, memberikan paparan serta membuka kegiatan Bimbingan Teknis Akuntabilitas Refocusing dan Realokasi Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah untuk Penanganan Covid-19 Tahun 2021.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor BPKP Bengkulu diikuti oleh Badan Keuangan Daerah se-Wilayah Provinsi Bengkulu. Pemerintah telah mengarahkan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk melakukan refocusing dan realokasi anggaran dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Refocusing dan realokasi anggaran oleh pemerintah daerah dilakukan terutama atas program dan kegiatan yang bersumber dari dana transfer.

Tim Pengembang SIMDA BPKP Pusat telah melakukan update Aplikasi SIMDA Keuangan Versi 2.9.0.9 yang digunakan pemerintah daerah untuk pelaporan anggaran dan realisasi refocusing dan realokasi APBD untuk penanganan Covid-19. Aplikasi  Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) digunakan untuk meningkatkan akuntabilitas keuangan dan kinerja pemerintah daerah. Ini merupakan salah satu bentuk peranan Consulting yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Dijelaskan Kepala Perwakilan BPKP Bengkulu dalam paparannya bahwa peran consulting BPKP memegang peranan penting, seperti early warning system untuk pengendalian agar kinerja organisasi berhasil. Dan diharapkan dapat memberikan perbaikan dan nilai tambah terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan membantu pemerintah mencapai tujuannya. Keberhasilan BPKP sebagai Internal Auditor dapat dilihat dari keberhasilan mitra kerja itu sendiri yaitu peningkatan akuntabilitas dan semakin menguatnya pengawasan di Pemerintah Daerah (Pemda).