BPKP Bengkulu Dampingi RSUD Susun Juknis

Bengkulu (15/9) Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu Iskandar Novianto menjadi narasumber dalam Workshop Pendampingan Dalam Penyusunan Petunjuk Teknis (Juknis) Remunerasi Jasa Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah M. Yunus Bengkulu Tahun 2020.

Kegiatan workshop yang dilaksanakan di Ruang Rafflesia RSUD M. Yunus ini dihadiri oleh Direktur Utama Zulkimaulub Ritonga, Wakil Direktur, jajaran direksi dan manajemen, serta perwakilan dokter dan perawat RSUD M. Yunus Bengkulu.

Iskandar mengatakan BPKP menyambut baik terkait perbaikan dan penyempurnaan Juknis yang akan dilakukan RSUD M. Yunus. Dalam paparannya beliau menjelaskan bahwa Remunerasi menurut Kepmenkes 625/2010 adalah pengeluaran biaya oleh BLU Rumah Sakit, sebagai imbalan jasa kepada pegawai, yang manfaaatnya diterima pegawai dalam bentuk dan jenis komponen-komponen penghargaan dan perlindungan.

Prinsip Dasar Remunerasi diantaranya: memperhatikan aset, pendapatan, sumber daya manusia, dan/ atau layanan BLUD, penilaian antar jabatan sesuai dengan beban dan tanggung jawab  masing2 dengan memperhatikan pada penyedia layanan sejenis, memperhatikan nilai jabatan yang dihasilkan dari proses analisis dan evaluasi jabatan, menyesuaikan dengan kemampuan pendapatan Rumah Sakit dan proporsional belanja dan memperhatikan indikator kinerja pelayanan, dan manfaat bagi masyarakat