Evaluasi APBD Memberikan Dampak Optimal

Medan(2/7)– Perencanaan merupakan kunci keberhasilan pencapaian tujuan. Perencanaan yang tidak dirancang dengan baik akan memberikan dampak yang tidak optimal. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) berperan memastikan perencanaan dan penganggaran dirancang secara efektif dan efisien untuk menghasilkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Untuk mendukung tercapainya tujuan tersebut, Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Utara menggelar kegiatan sosialiasi evaluasi perencanaan dan penganggaran APBD tahun 2021 yang dihadiri oleh inspektur kabupaten dan kota se-Sumatera Utara. Kegiatan tersebut digelar di Aula Soedarjono lantai 2 kantor Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Utara pada Selasa, 29 Juni 2021. Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Utara Kwinhatmaka membuka acara tersebut secara langsung.

Evaluasi perencanaan dan penganggaran APBD merupakan bagian dari desain pengawasan BPKP yang berkelanjutan. Evaluasi dilakukan atas dokumen perencanaan APBD tahun berjalan. Manfaat evaluasi bagi tingkat pemda menyisir kepada potensi ketercapaian sasaran pembangunan daerah dan masukan perbaikan untuk perubahan anggaran atau penganggaran tahun berikutnya. Sedangkan untuk nasional memberikan masukan kebijakan perencanaan dan penganggaran nasional, mapping kualitas penganggaran daerah, dan masukan kebijakan untuk meningkatkan kualitas transfer daerah.

Evaluasi yang dilakukan mendepankan substance over form dalam artian evaluator harus lebih mengedepankan substansi dari sub kegiatan yang dievaluasi dari pada adanya kesalahan dalam penentuan indikator. Melalui kegiatan ini diharapkan pengelolaan anggaran APBD dapat berjalan secara akuntabel.

 

Kominfo BPKP Sumut