Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Raker Pembahasan Hasil Verifikasi Rekening Nasabah Eks Bank Global
23 Juni 2005 00:00:00 / ekobayong / dibaca: 1400 kali / Kat: Audit
Tampak sekali usaha pihak pemerintah dalam hal ini diwakili oleh Direktur Jenderal Lembaga Keuangan Departemen Keuangan, Darmin Nasution untuk mencari jalan keluar yang terbaik bagi para nasabah dengan tetap pada rambu-rambu hukum yang berlaku. Hal ini pun diperkuat dengan kehadiran 3 ahli hukum yang sudah diakui integritasnya dalam dunia perbankan. Kehadiran 3 ahli hukum antara lain Prajoto, Sutan Remy syahdeni, ini dimaksudkan untuk menunjukan bahwa Depkeu dan BPKP tidak memaksakan pemikiran dari segi aturan pemerintah saja tetapi juga telah meminta pendapat dari pihak yang independen, yaitu para ahli hukum.
Sementara dari pihak BPKP sendiri, hadir Deputi Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Perekonomian BPKP Pontas R Siahaan, Deputi Bidang Investigasi BPKP Nasib Padmomiharjo yang juga sebagai Wakil Ketua Timtastipikor, Deputi Bidang Akuntan Negara BPKP Asawir serta para pejabat BPKP lainnya.
Pembahasan mencakup hasil verifikasi tahap terakhir dari BPKP mengenai nasib rekening para nasabah eks Bank Global berjumlah 1.787 rekening dengan nilai sekitar Rp. 582 milyar.
Dalam rapat tersebut, Pontas R Siahaan sebagai Ketua Penanggung Jawab Satgas Verifikasi Bank Global mengatakan bahwa BPKP telah menyerahkan seluruh hasil verifikasi kepada Departemen Keuangan berdasarkan aturan main yang telah dikeluarkan oleh Departemen Keuangan. Dengan demikian, semuanya sekarang berada di tangan Departemen Keuangan.
Sementara itu, para ahli hukum tersebut mengakui terdapat dilema dimana disatu sisi pihak BPKP dan Depkeu memegang aturan main penjaminan pemerintah sehingga tidak terkesan dengan gampangnya menyetujui pengeluaran uang untuk membayar rekening para nasabah. Hal ini nanti akan dipertanyakan DPR dan BPK. Di sisi yang lain, keadilan harus ditegakkan karena bagi para nasabah yang beritikad baik dan memang tidak tahu apa-apa mengenai penyimpangan yang dilakukan manajemen bank, mereka hanyalah korban.
Dalam pembahasan mengenai modus-modus dugaan pengelapan/kejahatan perbankan terkait masalah penjaminan yang dilakukan manajemen Bank Global. ketiga ahli hukum yang diundang tersebut, terlihat mereka mengerutkan dahi dan menghela nafas panjang, menunjukan keheranan dan kecewaan mengapa hal ini masih saja terjadi.
(Joe)



Share      

Berita Terkait:

02 Desember 2014 16:43:19 / tanti / dibaca: kali / Kat: Audit
Pengungsi Eks Timor Timur Mempertanyakan Nasibnya
21 Nopember 2014 17:28:51 / kalsel1 / dibaca: kali / Kat: Audit
Kepala BPKP Kalsel Pantau Program PPIP di Kab. Hulu Sungai Tengah
27 Oktober 2014 18:08:31 / kalsel1 / dibaca: kali / Kat: Audit
Kaper BPKP Kalsel: Pelayanan Kesehatan Dasar Harus Dilaksanakan dengan Hati
30 September 2014 15:09:24 / kalsel1 / dibaca: kali / Kat: Audit
Kaper BPKP Kalsel Kunjungi Desa Penerima Pemasangan Listrik Gratis
23 September 2014 21:08:25 / jabar1 / dibaca: kali / Kat: Audit
Menuju WTP, Pemkab Subang Percepat Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK