Berita Seputar BPKP dan Pengawasan
Pererat dan Perluas Kerjasama, Bupati Konawe Selatan Silaturahim ke BPKP
03 Pebruari 2012 16:49:23 / sultra1 / dibaca: 851 kali / Kat: MOU, Kerjasama

Kendari, 3 Februari 2012.

Bupati Konawe Selatan, Drs.H.Imran, M.si, memberi apresiet kepada Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Tenggara, bahwa sejak menjadi Sekda di Kabupaten Konawe dulu sampai menjadi Bupati Konawe Selatan sekarang ini, Imran merasakan betul manfaat atas bantuan yang telah diberikan oleh BPKP. Imran merasakan sudah ada perubahan yang mulai tampak di Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, berkat bantuan BPKP, di dalam tata kelola pemerintahan dan tata kelola keuangan. 


 

Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) adalah kabupaten baru, pemekaran wilayah dari Kabupaten Kendari sejak tahun 2003. Bandara Haluoleo yang merupakan salah satu pintu masuk dan keluar bagi warga Sulawesi Tenggara berada di wilayah kabupaten ini. Kabupaten Konawe Selatan dipimpin oleh Bupati Drs.H.Imran, M.si dan Wakil Bupati Drs. Sutoardjo Pondiu.

Sudah menjadi kebiasaan bagi Bupati Konsel selama dua periode ini selalu bersilaturahim dengan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Tenggara yang baru. Silaturahim ini sekaligus perkenalan dan pertemuan pertama antara Bupati Konsel dengan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Tenggara, Arman Sahri Harahap. Bupati dalam silaturahimnya didampingi oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Inspektur Kabupaten Konawe Selatan dan Kepala Bidang Aset DPPKAD. Silaturahim Bupati dan staf tersebut diterima oleh Kepala Perwakilan yang didampingi oleh Kabag TU, Kabid IPP, Kabid APD, Kabid AN dan Kabid Ivestigasi. Kepala Perwakilan menyambut baik dan hangat silaturahim Bupati Konawe Selatan tersebut. 

Bupati yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe ini baik secara pribadi maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe menyampaikan terimakasih atas pendampingan yang telah dilakukan oleh BPKP selama ini. Disampaikan oleh Bupati kepada Kepala Perwakilan bahwa sejak menjadi Sekda di Kabupaten Konawe dulu sampai menjadi Bupati Konawe Selatan sekarang ini, beliau merasakan betul manfaat atas bantuan yang telah diberikan oleh BPKP. Beliau merasakan sudah ada perubahan yang mulai tampak berkat bantuan BPKP di dalam tata kelola pemerintahan dan tata kelola keuangan di Konawe Selatan. Terkait dengan opini disclaimer yang terus menerus diberikan BPK tehadap LKPD  Kabupaten Konawe Selatan, beliau menyadari bahwa untuk menaikkan opini menjadi WDP maupun WTP bukanlah perkara mudah. Tidak hanya cukup komitmen dari pimpinan BPKP maupun Bupati Konsel saja. Permasalahan aset dan kompetensi SDM di bidang akuntansi pemerintahan yang terbatas juga Bupati sadari sebagai salah satu faktor diperolehnya opini disclaimer terus menerus. Oleh karena itu Bupati dan jajarannya bersilaturahim ke Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Tenggara untuk memperat sinergi dan kerjasama yang telah terjalin selama ini. 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Perwakilan menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan kepada BPKP. BPKP sangat concern membantu pemerintah daerah terkait upaya perbaikan tata kelola keuangan dan tata kelola pemerintahan. Disampaikan oleh Kepala Perwakilan, BPKP tidak hanya memiliki kemampuan dan keahlian dalam bidang asistensi dan pendampingan penyusunan laporan keuangan saja, BPKP juga dapat memberikan pendapat terkait kebijakan-kebijakan yang akan diambil oleh Bupati dalam rangka pembangunan di daerahnya. Apabila Bupati ragu-ragu dalam mengambil kebijakan, Kepala Perwakilan mempersilakan kepada Bupati untuk berkonsultasi dan meminta pendapat dari BPKP. Sehingga nantinya dalam proses pelaksanaan pembangunan, Bupati tidak merasa was-was akan kebijakan yang akan diambilnya di kemudian hari.

Bak gayung bersambut, penjelasan yang disampaikan oleh Kepala Perwakilan tadi memberikan suatu pemahaman dan khasanah baru bagi Bupati. Bupati berencana akan memperluas kerjasama dengan BPKP tidak hanya pada tata kelola keuangan saja dalam hal ini asistensi dan pendampingan penyusunan laporan keuangan, tetapi juga bimbingan-bimbingan teknis lainnya.

Kekayaan alam Konawe Selatan yang melimpah namun belum dimanfaatkan dengan optimal membuat Bupati berkeinginan mendirikan perusahaan daerah di Konawe Selatan. Selama ini masyarakat Konawe Selatan belum memperoleh layanan air bersih dari pemerintah, padahal di Konawe Selatan mata air melimpah. Untuk itu Bupati meminta BPKP untuk membantu membidani dan mengawal apa yang diinginkan oleh Bupati demi kesejahteraan masyarakat Konawe Selatan. Masih pada kesempatan yang sama Bupati memerintahkan kepada Sekretaris Daerah dan Inspektur Kabupaten Konawe Selatan untuk berkoordinasi dengan tim dari BPKP dalam rangka rencana aksi berikutnya di bidang kajian peraturan/kebijakan dan pengawalan dalam rangka pembangunan Kabupaten Konawe Selatan.(Humas/FA)




Share      



Berita Terkait
16 Mei 2012 16:48:25 / diy1 / dibaca: 103 kali
Kunjungan Kerja Dua Perwakilan BPKP ke Kota “Sejuta Bunga”, Magelang

Menindaklanjuti Perka BPKP Nomor 61/2012,  Kepala Perwakilan BPKP Provinsi DIY dan Kepala…
16 Mei 2012 09:57:13 / sulsel1 / dibaca: 106 kali
Upaya Tak Henti Raih WTP Kabupaten Pinrang

Pinrang merupakan Pemda pertama di Sulsel yang menyelesaikan laporan keuangan tahun 2011 dan Pemda…
15 Mei 2012 09:11:25 / sultra1 / dibaca: 265 kali
Walikota Baubau Minta Bantuan BPKP Menuntaskan Permasalahan Aset

Masalah aset masih menjadi ganjalan utama dan karenanya harus menjadi agenda utama yang harus…
09 Mei 2012 18:30:08 / banten1 / dibaca: 494 kali
MoU Dan Sosialisasi Probity Audit

"Pada tanggal 07 Mei 2012 dilaksanakan MoU dan Sosialisasi Probity Audit kepada para undangan…
09 Mei 2012 13:24:44 / sumut1 / dibaca: 421 kali
Koordinasi Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Utara Dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Utara Mohammad Yusup,Ak.,M.E.,C.F.E didampingi Kepala Bidang…

 
Disini
Produk & Layanan
 
Warta e-Gov Award 2011
 
 
Pengumunan Ujian Sertifikasi JFA