Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

BUMN Menunjang Perekonomian Bangsa
30 Juli 2004 00:00:00 / ekobayong / dibaca: 2909 kali / Kat: Audit
"Lewat langkah-langkah restrukturisasi BUMN mampu mengembalikan kinerja menjadi lebih bagus. Salah satu prestasi yang cukup membanggakan adalah dari setoran pajak, " demikian Laksamana Sukardi dalam pemaparannya di seminar BUMN 2004. Katanya lagi, tahun 2003, kontribusi BUMN dalam pajak mencapai Rp 245 triliun. Yang lebih mengagumkan jumlah pajak yang telah dikumpulkan BUMN selama 2001 hingga 2004 mencapai Rp 774 triliun. Nilai ini melampaui penerimaan pajak selama kurun waktu 1969 hingga tahun 2000 yang nilainya hanya Rp 670 triliun. Itulah hasil jerih payah teman-teman di BUMN dan juga stakeholder, ujar Laksamana.
Laksamana juga mengatakan dalam perekonomian Indonesia khususnya dalam APBN, nilai penerimaan pajak hampir selalu lebih rendah dari pengeluaran rutin. Itulah sebabnya, kekurangan itu harus ditutup dengan utang luar negeri. Kontribusi BUMN yang juga signifikan terlihat pada perannya terhadap APBN. Pada tahun 1998 sumbangannya tercatat baru Rp 12 triliun. Namun pada tahun 2003 meningkat jadi Rp 52 triliun. Kontribusi BUMN terhadap pasar modal, kata Laksamana diwujudkan dengan go publicnya BUMN dan privatisasi, yang telah berhasil meraih 35 persen kapitalisasi di pasar modal.
Selain pelaksanaan seminar, acara yang diselenggarakan oleh Kementrian BUMN ini juga memilih BUMN terbaik dan CEO BUMN terbaik. Dalam pemilihan tersebut terpilih Dirut PT Telkom Kristiono sebagai Chief Executive Officer (CEO) BUMN of The Year 2004. Sementara itu keluar sebagai BUMN of The Year 2004 adalah PT Bank Rakyat Indonesia . Beberapa BUMN lain juga memperoleh penghargaan untuk berbagai kategori penilaian. Untuk BUMN terbaik di sektor konstruksi dimenangkan PT Waskita Karya, BUMN sektor keuangan PT Asuransi Kesehatan Indonesia, BUMN sektor logistik PT Angkasa Pura II, BUMN sektor agro industri dan pupuk PT Petrokimia Gresik, sektor energi dan telekomunikasi PT Tambang Batu Bara Bukit Asam, BUMN sektor farmasi dan industri kimia PT Biofarma. Dalam kaitannya dengan penerapan Good Corporate Governance (GCG) terpilih sebagai BUMN terbaik adalah PT Perkebunan Nusantara XII dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) dinyatakan terbaik dalam manajemen inovasi. Untuk kegiatan seminar akan berlangsung sampai sore ini (Jumat, 30/07). Menurut rencana seminar ini nanti juga akan ditutup oleh Laksamana Sukardi, sementara kegiatan pameran BUMN masih akan berlangsung hingga hari Minggu, 1 Juli 2004. Penyelenggaraan BUMN dan CEO BUMN Award telah berlangsung sejak 2001. Ajang ini merupakan salah satu upaya untuk mendorong peningkatan kinerja BUMN sebagai salah satu pelaku ekonomi nasional yang mengelola aset negara.
(adri)





Share      

Berita Terkait:

12 Agustus 2019 08:32:36 / gorontalo / dibaca: kali / Kat: Audit
Kaper BPKP Gorontalo Lakukan Observasi ke Gedung Rektorat IAIN Sultan Amai
27 Juni 2019 14:20:18 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Audit
Akuntabilitas Keuangan Publik Menuju Indonesia Emas 2045
12 Pebruari 2019 07:59:39 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Audit
Pemeriksaan Laporan Keuangan BPKP Tahun 2018
25 Januari 2019 09:58:45 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Audit
BPKP Kawal Pesta Demokrasi
16 Januari 2019 09:01:01 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Audit
Hikmat Allah Menghadirkan Damai Sejahtera