BPKP Jatim Reviu 3.057 Sambungan Instalasi Air di Kab. Malang

.

MALANG - Reviu dilakukan Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur untuk memastikan Program Hibah Air Minum Perkotaan telah dilaksanakan dengan terbangunnya sistem penyediaan air minum sampai dengan berfungsinya sambungan rumah.

Dalam rangka meningkatkan cakupan pelayanan air minum perpipaan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan meningkatkan derajat kualitas kesehatan masyarakat. Pemerintah pusat telah meluncurkan Program Hibah Air Minum sebagai upaya percepatan penambahan jumlah sambungan rumah (SR) di kawasan perdesaan dengan pendekatan output-based atau berdasarkan kinerja yang terukur.

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 192 Tahun 2014, BPKP mengawal program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah pusat, salah satunya adalah Program Hibah Air Minum Perkotaan dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat menikmati air bersih yang layak dikonsumsi untuk kebutuhan rumah tangga.

Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur telah menerjunkan tim dari Bidang Akuntan Negara untuk melakukan reviu terhadap Program Hibah Air Minum di Kabupaten Malang tahun 2021 yang menyediakan 3.057 sambungan instalasi air yang tersebar di 24 kecamatan dari keseluruhan 33 kecamatan di Kabupaten Malang. Reviu dilakukan sejak tanggal 11 November 2021 terhadap Laporan Konsultan Verifikasi Pelaksanaan Program Hibah Air Minum Perkotaan di Kabupaten Malang tahun 2021.

Untuk melengkapi proses serah terima hibah ini, tim dari Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur melaksanakan reviu sesuai persyaratan yang telah ditetapkan Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR terhadap 179 titik sampling yang tersebar di 15 kecamatan, sehingga dapat dipergunakan dengan layak oleh masyarakat penerima manfaat. Dari 179 titik sampling yang telah dilakukan cek fisik, seluruhnya telah sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dan telah dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.

(Kominfo BPKP Jatim)