Bimbingan Teknis SPIP Terintegrasi di Pemerintah Kabupaten Karangasem

.

Description: http://www.bpkp.go.id/public/upload/unit/bali/images/SPIP_Karangasem21.gifAMLAPURA (21/10) - Bekerja sama dengan Perwakilan BPKP Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Karangasem menyelenggarakan Bimtek Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem.

Bertempat di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, penyelenggaraan bimbingan teknis dihadiri oleh Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bali Muhammad Masykur, Inspektur Daerah Kabupaten Karangasem I Wayan Sudarsana, Sekretaris OPD, dan peserta lainnya dengan menghadirkan narasumber dari Perwakilan BPKP Provinsi Bali Adrian Puspawijaya, Rosita Ariani dan Komang Indah Mediani.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bali dalam sambutannya menyampaikan bahwa BPKP selalu melakukan pembaruan terkait dengan penyelenggaraan SPIP karena SPIP merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari fungsi manajemen organisasi yang selalu bergerak dinamis.

“SPIP tidak bisa lepas dari governance, risk, dan control. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaran Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme menyatakan bahwa salah satu asas penyelenggaraan negara adalah asas tertib yakni tertib hukum, tertib administrasi, dan tertib fisik,” jelas Masykur.

Tertib hukum artinya taat terhadap peraturan peundang-undangan dalam hal pengelolaan keuangan dan aset termasuk pengadaan barang dan jasa. Tertib administrasi artinya pencatatan harus baik sehingga memudahkan kita jika sewaktu-waktu diperiksa. Tertib fisik maksudnya adalah dalam hal pengelolaan barang dan jasa, barang yang digunakan adalah barang yang memang dibutuhkan. “Jika kita tidak melakukan minimal 3T ini maka tidak ada jaminan penyelenggaraan akuntabilitas dapat berjalan baik,” ungkapnya.

Terkait penyelenggaran Penilaian Maturitas SPIP Terintegrasi, BPKP berharap seluruh pemerintah daerah di Wilayah Provinsi Bali dapat mempertahankan nilai maturitas SPIP yang telah mencapai level 3 bahkan meningkatkannya. Karena kinerja pemerintah daerah dinilai sudah bagus yang dibuktikan dengan perolehan WTP secara berulang.

Kegiatan bimtek dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Karangasem. Dalam sambutannya, I Wayan Artha Dipa menyampaikan terima kasih yang kepada BPKP atas bimbingannya selama ini terkait penguatan tata kelola pemerintahan daerah untuk mewujudkan pengelolaan keuangan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Pemerintah Kabupaten Karangasem berkomitmen untuk meningkatkan good governance dan clean governance. Selain itu penerapan SPIP akan dijadikan budaya dalam penyelenggaraan pemerintahan di Pemerintah Kabupaten Karangasem.

Kegiatan diakhiri dengan pemaparan mengenai gambaran implementasi SPIP Terintegrasi yang disampaikan oleh Tim dari BPKP.

 

(BPKP Bali/APW)