BPKP Dorong Pengendalian Korupsi Pemkab Sigi

.

SIGI (15/10) - Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Sigi menyelenggarakan Sosialisasi Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) kepada seluruh Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sigi. Bupati Sigi Mohamad Irwan Lapatta mengapresiasi kegiatan ini sebagai penguat komitmen dalam mewujudukan Pemerintah Kabupaten Sigi yang Good Governance, Clean Government, dan Open Government.

Kepala Perwakilan BPKP Sulteng Evenri Sihombing, dalam sambutannya mengatakan BPKP akan terus mendorong pemerintah daerah di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah untuk menerapkan strategi pengendalian korupsi, agar dapat meminimalkan kejadian-kejadian korupsi. Evenri Sihombing sangat berharap Pemkab Sigi dapat menjalankan roda pemerintahan dengan baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan, agar tujuan organisasi dapat berjalan dengan lancar secara efektif dan efisien. Evenri mengharapkan, jangan sampai ada aparatur daerah Kabupaten Sigi yang bermasalah korupsi hingga ditangani oleh aparat penegak hukum, baik KPK, Kejaksaan, maupun Kepolisian.

Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK), merupakan metode pengukuran efektivitas pengendalian korupsi yang diterapkan oleh instansi pemerintah yang dilakukan oleh BPKP. Pengukuran ini dilihat dari tiga pilar utama yaitu, kapabilitas pengelolaan risiko korupsi, penerapan strategi pencegahan, dan penanganan kejadian korupsi.

Kegiatan sosialisasi tersebut diselenggarakan di Kantor Bupati Sigi yang dihadiri oleh pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sigi. Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Tengah Evenri Sihombing, dan Pengendali Teknis Bidang Investigasi BPKP Sulteng Fahmi Atvidyan, menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut yang dimoderatori oleh Koordinator Pengawasan Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah Sugimulyo.

 

(Kominfo BPKP Sulteng, Dheny Purnomo/ Naufal)