Kelima Kalinya, Provinsi Sulteng Raih WTP

.

PALU (14/10) - Di Aula Pogombo, Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura didampingi Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Evenri Sihombing, mengikuti penyerahan Piagam Penghargaan WTP Tahun 2020 dan plakat WTP 5 kali berturut-turut yang diserahkan kepada 13 kepala daerah se-Sulawesi Tengah, penyerahan dilakukan oleh Kepala Kanwil Dirjen Perbendaharaan atas nama Menteri Keuangan Irfa Amri kepada Gubernur.

Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura, menerima Piagam WTP Tahun 2020 dan plakat penghargaan pencapaian predikat WTP lima kali berturut-turut bersama Bupati Banggai, Bupati Tojo Una Una, Bupati Buol, dan Wali Kota Palu . Selanjutnya 9 (sembilan) Kabupaten mendapat Piagam WTP Tahun 2020 yaitu Kabupaten Sigi, Donggala, Toli-Toli, Morowali, Morut, Poso, Parigi Moutong, dan Banggai Laut.

Irfa Amri dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Gubernur, Wali Kota, Bupati, Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), maupun Inspektorat Daerah dan semua pihak yang telah bersinergi mewujudkan pertanggungjawaban keuangan negara yang transparan dan akuntabel di lingkup Provinsi Sulawesi Tengah.

Irfa Amri menambahkan pencairan belanja yang cepat dan tepat sasaran merupakan faktor yang penting dalam proses pemulihan ekonomi kita saat ini, namun tidak menjadikan kita abai terhadap asas transparansi dan akuntabilitas dalam penyerapan anggaran. Sebagai pengelola keuangan daerah, pemda tetap perlu menjaga prinsip tata kelola yang baik (good governance) untuk menjamin agar penggunaan setiap rupiah APBD dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel.

Pada kesempatan tersebut, Rusdy Mastura menyampaikan beberapa gagasan dan harapan Gubernur sebagai prioritas pembangunan yang dilakukan dan yang akan dicapai, antara lain mengajak seluruh bupati dan wali kota, dan jajaran pemda untuk membangun Sulawesi Tengah dengan niat yang baik dan jujur. Ia menyampaikan, "Kita harus membuat masyarakat kita pintar dengan program smart village untuk 1.000 desa di Sulawesi Tengah melalui dana ADD. Daerah Sulawesi Tengah daerah penyangga dan Pusat Logistik Ibu Kota Negara Baru, harus mempersiapkan daerah-daerah untuk peningkatan produksi pertanian, pengembangan areal pertanian sebagai pusat food estate di Kabupaten Sigi, Donggala, dan kabupaten lainnya, peningkatan ekonomi masyarakat perlu program pemberdayaan masyarakat untuk memanfaatkan kredit bunga rendah dan tampa agunan dengan kredit dibawah 100 juta."

Gubernur menyampaikan Sulawesi Tengah tengah didorong agar dapat menjadi perusahaan besar dan mampu ikut mengelola seluruh potensi yang ada di daerah ini, ke depan Perusda diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan fiskal daerah.  Bupati/wali kota diharapkan membangun daerah masing-masing menjadi daerah yang maju dan berkembang, dengan pembangunan Infrastruktur yang baik sehingga arus distribusi hasil produksi masyarakat bisa berjalan lancar, pembangunan Infrastruktur akan dilaksanakan melalui berbagai skema pembiayaan agar dapat diwujudkan dengan cepat, dengan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan menyampaikan siap mengawal program pembangunan yang diinisiasi Bapak Gubernur.

 

(Kominfo BPKP Sulteng, Sugimulyo/ Naufal)