BPKP Sulteng Menjawab Polemik Efektivitas Penyaluran Bantuan

.

PALU (27/9) - Bantuan dari pemerintah kepada masyarakat, baik bantuan sembako maupun bantuan kepada para petani yang berasal dari APBN/APBD, merupakan solusi yang ditawarkan oleh Pemerintah kepada masyarakat dalam masa pandemi ini. Namun faktanya, banyak bantuan tersebut disinyalir tidak tepat sasaran. Bantuan yang seharusnya menjadi solusi berubah menjadi masalah baru. Hal inilah yang kemudian dikupas dalam acara Lintas Pagi RRI Tolitoli– Buol– Parigi Moutong pada jam 09.00 – 10.00 WITA, dengan tema “Bantuan Tidak Tepat Sasaran, Solusi yang Menjadi Masalah?”

Dalam interaktif tersebut, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Tengah Evenri Sihombing, sebagai salah satu narasumber menyampaikan bahwa pengawasan yang dilakukan oleh BPKP dan Inspektorat memastikan bantuan memenuhi prinsip 6T, yaitu tepat jenis, tepat mutu, tepat jumlah, tepat tempat, tepat waktu, tepat harga dan tepat sasaran. Jika di lapangan ternyata dijumpai dugaan penyimpangan oleh oknum, maka APIP membantu pemerintah agar bantuan tersebut benar-benar tepat sasaran.

Kesalahan yang bersifat administrasi seperti data yang tidak diperbarui, solusinya adalah APIP mendorong bahkan memfasilitasi validasi data terbaru. Jika masyarakat atau petani yang mengajukan proposal bantuan kepada pemerintah, misalnya dalam hal proposal bantuan bedah rumah, tetapi pemohon tidak mendapatkan, maka seharusnya dinas terkait menyampaikan alasan kendala sehingga prosesnya berjalan akuntabel.  Namun, jika dugaan penyimpangan mengarah kepada tindakan curang, maka masyarakat dapat melaporkan hal tersebut kepada APIP termasuk BPKP untuk segera ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Pada kesempatan itu, Evenri juga menyampaikan perlunya update Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) secara triwulanan. Ia menegaskan, Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) seperti Inspektorat Daerah dan BPKP, dalam masa pandemi ini, dituntut bekerja ekstra dan inovatif, serta turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan dari pemerintah benar-benar tepat sasaran. 

Turut hadir sebagai narasumber dari Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Tengah Sarianto, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Buol Oni Desianto, Inspektorat Kabupaten Parigi Moutong dan DPRD Kabupaten Toli-toli Jemi Yusuf.  

Kominfo BPKP Sulteng, Hendro Novianto/ Naufal