Kepala BPKP: Integritas Fondasi Utama dalam Bekerja

.

JAKARTA (21/09) – Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) memberikan pengarahan kepada para pegawai di lingkungan Kedeputian Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Politik Hukum Keamanan Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dalam acara Jam Pimpinan.

Dalam arahannya, Kepala BPKP menekankan bahwa kepercayaan stakeholders kepada BPKP sangat tinggi, oleh karena itu, kepercayaan yang diamanahkan kepada BPKP wajib dijaga dan ditingkatkan dengan menjaga kualitas dan relevansi pengawasan BPKP.  

Dalam kesempatan ini, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh mengatakan bahwa seluruh pegawai BPKP berperan penting dalam menjaga kepercayaan yang diamanahkan kepada BPKP dalam mengawal akuntabilitas keuangan dan pembangunan.

Adapun hal yang harus dilakukan pegawai BPKP guna menjaga kepercayaan stakeholders adalah dengan menjunjung tinggi nilai integritas, mengembangkan etos kerja, terus memperbaharui pengetahuan dan mengadopsi kemajuan teknologi dalam pelaksanaan tugas, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Terakhir, Yusuf Ateh menekankan agar seluruh pegawai BPKP dapat menjaga integritas.

“Integritas merupakan fondasi utama dalam bekerja,” tegas Yusuf Ateh. Dalam menjaga integritas, menurutnya, diperlukan upaya bersama dari seluruh pegawai BPKP.

Sementara itu, Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah (PIP) Bidang Politik Hukum Keamanan Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Iwan Taufik Purwanto menyebutkan bahwa dalam menjalankan tugas pengawasan, Kedeputian Bidang PIP Bidang Polhukam PMK didukung dengan 150 sumber daya manusia yang kompeten. Yang terdiri dari pejabat struktural, pejabat fungsional auditor, auditor utama, koordinator pengawasan, auditor madya, auditor muda, auditor pertama, auditor penyelia, auditor pelaksana lanjutan, auditor pelaksana, dan fungsional umum.

Kemudian, Iwan Taufiq mengatakan bahwa seluruh SDM yang tersebut tentunya dibekali dengan pedoman dan penguatan kompetensi agar dapat memberikan kinerja yang maksimal. 

 

(Kominfo BPKP/FIP)