BPKP Aceh Dorong Penerapan Manajemen Risiko bagi Inspektorat

.

BANDA ACEH (16/9) – Inspektorat Pemerintah Aceh menggelar Pelatihan Kantor Sendiri (PKS) secara daring bagi auditor di lingkungan Inspektorat se-Aceh dengan menghadirkan narasumber dari BPKP Pusat dan Kepala Perwakilan BPKP Aceh. 

PKS ini dilaksanakan dalam rangka pembinaan dan peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan secara profesional bagi peserta yang akan melaksanakan evaluasi Manajemen Risiko Satuan Kerja Pemerintah Aceh melalui SPIP Terintegrasi.

Salah satu misi BPKP adalah “Melaksanakan Pengawasan Intern Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Nasional”. Kata kunci pengawasan intern salah satunya diwujudkan dalam bentuk melaksanakan fungsi pemberian konsultansi terkait dengan manajemen risiko. Penerapan manajemen risiko sebagai bagian dari komponen SPIP menjadi isu strategis kinerja pelayanan Perwakilan BPKP Aceh.

Kepala Perwakilan BPKP Aceh dalam sambutannya, mengulas kondisi Indeks Penerapan Pengelolaan Risiko di 24 Pemda se-Aceh Tahun 2020. Atas hasil indeks tersebut, masih dijumpai pemerintah daerah yang kurang menunjukkan perhatian. Selain itu, masih ada juga SDM yang belum memiliki kompetensi terkait SPIP dan Manajemen Risiko.

Dengan diadakannya PKS tersebut diharapkan auditor di lingkungan Inspektorat se-Aceh mampu memahami penerapan manajemen risiko, memahami manajemen risiko indeks, dan memahami pelaksanaan tindak lanjut perbaikan Manajemen Risiko.

 

(Kominfo Perwakilan BPKP Aceh)